24 February 2018

Subhanallah, Jika Dikaitkan Waktu Gempa Dengan Ayat Al Qur'an, Artinya Bikin Merinding

KONFRONTASI -  Gempa bumi kembali mengguncang Indonesia siang tadi (23 Januari 2018) sekitar pukul 12.34 yang berpusat di Lebak, Banten dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempa dengan kekuatan 6,4 SR sangat dirasakan ini terjadi selama kurang lebih 2-3 menit.

Walaupun tidak berpotensi tsunami, namun gempa ini membuat panik warga jakarta dan sekitarnya.

Lalu bagaimana pandangan Islam tentang terjadinya gempa ini?

–– ADVERTISEMENT ––

 
 

 

s

Dalam perspektif Islam, gempa merupakan suatu peristiwa alam yang terjadi dan telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Bencana gempa telah Allah SWT sebutkan dalam Alquran yang terdapat dalam beberapa ayat, seperti:

"Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk (memohonkan taubat kepada Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi, Musa berkata: "Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini. Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya." (Q.S. Al-A'raaf:155)

"Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka." (Q.S. Al Ankabuut:37)

gempa

Beberapa bangunan yang rusak akibat gempa

Melihat ayat-ayat tersebut diatas, maka sudah selayaknya kita khawatir akan keselamatan kita di dunia dan di akhirat.

Pada masa kekhalifaan Umar bin Khattab r.a, pernah terjadi gempa yang sebagaimana diriwayatkan Ibnu Abid Dun-ya, kemudian Umar menempelkan tangannya ke tanah dan berkata kepada bumi,

Lalu Umar pun berkata kepada masyarakat:

“Wahai masyarakat, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepatnya kalian melakukan dosa. Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa lagi, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!”

Dan begitu pula nasehat dari seorang sahabat Nabi yang lainnya, yaitu Ka'ab bin Malik rodhiyallahu 'anhu berkata:

“Tidaklah bumi berguncang kecuali karena ada maksiat-maksiat yang dilakukan di atasnya. Bumi gemetar karena takut Rab nya azza wajalla melihatnya.”

Gempa yang terjadi di Lebak, Banten ini terjadi pukul 13.34 WIB, seperti gempa-gempa yang sebelumnya terjadi, selalu dihubung-hubungkan waktu terjadinya gempa teresbut dengan ayat-ayat Al-Quran.

Salah satunya seperti gempa yang terjadi di Padang pada 30 September 2009 yang telah meluluh lantakkan kota Padang pada pukul 17.16 WIB.

Musibah gempa yang terjadi di padang pada tahun 2009

Musibah gempa yang terjadi di padang pada tahun 2009 ()

Lalu jika dilihat Qur'an Surat ke-17 ayat ke-16, yakni surat Al Isra' ayat 16 yang artinya:

–– ADVERTISEMENT ––

 
 

"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."

Lalu terjadi gempa susulan pada pukul 17.58, dan coba kita buka surat ke 17 ayat 58 yang artinya :

Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).

Lalu, bagaimana dengan gempa yang terjadi di Banten Ini?

Berdasarkan kejadiannya, gempa terjadi pukul 13.34 WIB, dan jika dilihat dalam Al Qur'an surat ke-13 ayat ke-34.

Terdapat dalam Surat Ar-Ra'd dan mari kita lihat pada ayat ke 34 yang artinya:

ADVERTISEMENT

 
 
 

 

"Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada lagi bagi mereka seroang perlindungan dari (azab) Allah."

ar rad

Surat Ar-Ra'd itu sendiri yang berarti guruh, yang menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah SWT.
Isi dari surat tersebut merupakan bimbingan Allah kepada mahluk ciptaannya yang berhubungan derat dengan hukum sebab akibat.

Ayat ini berkaitan dengan gempa yang terjadi tersebut, dan menjadi peringatan bagi kita akan azab Allah di akhirat kelak.

Dan Allah lah tempat untuk mencari perlindungan.(Jft/Sripo)

 
 
 
 
 
 
 
 
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...