13 December 2019

Selamat Dunia Akhirat dengan Memperbanyak Berdzikir

KONFRONTASI -  Nabi adam diciptakan oleh Allah Swt. dari tanah liat. Pada awalnya beliau tinggal di surge bersama istri tercinta yaitu ibu Hawa, kemudian terjadilah sebuah peristiwa besar dimana Iblis menolak untuk bersujud kepada Nabi Adam As sebagai penghormatan, yang menyebabkan terusirnya Iblis dari surga.

Hal tersebut membuat Iblis marah dan dendam terhadap nabi Adam As, yang mereka anggap sebagai penyebab celakanya mereka, dan bersumpah untuk menyesatkan keturunan Nabi Adam As atau Bani Adam, sehingga mengikuti mereka dan bersama sama celaka di dalam neraka.

Sumpah Iblis tersebut dinyatakan Allah Swt.dalam surah al- Aa’rof ayat 16 -17 yang isinya :

قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرٰطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

ثُمَّ لَءَاتِيَنَّهُم مِّنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمٰنِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شٰكِرِينَ:

Artinya : “Iblis(menjawab) “sebagaimana engkau telah menyesatkan aku ,aku selau akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari arah depan, dari belakang, dari kanan dan kiri mereka, dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan dari mereka bersyukur” ( QS. Al A’rof 16-17 )

Kita mengetahui dari ayat tersebut, betapa Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan bani Adam dari jalan Allah Swt yang lurus, mereka berusaha menggoda Bani Adam baik dari depan , belakang dan kedua sisi mereka.

Sehingga Kaum mukminin ( bani Adam ) mengikuti jalan mereka, lalu tersesat masuk kedalam neraka . Dan telah kita ketahui pula bahwasanya Iblis telah berhasil mengelabuhi Nabi Adam As beserta istrinya agar memakan buah khuldi, yang menyebabkan beliau dan istrinya juga diturunkan dari surge ke bumi.

Akan tetapi dengan kasih sayangnya Allah Swt. memberikan perlindungan kepada kaum muslimin berupa benteng sebagai pertahanan mereka dari dahsyatnya tipu daya Iblis dan tentaranya.

Ka’ab bin Ahbar seorang ulama yahudi yang masuk islam di zaman kekhalifahan Sayyidina Umar Ra. Sebagaimana yang dikutip dalam kitab Nashaihul ibad karya syekh Nawawi al Bantani mengatakan :

 

ألحصون للمؤمنين من الشيطان ثلاث : المسجد حصن وذكر الله حصن وقراءة القرأن حصن

“Benteng benteng kaum mukminin dari godaan syetan ada tiga, yaitu masjid , dzikir kepada Allah, dan membaca alqur’an “

Masjid dianggap menjadi benteng, karena disitu tempat berkumpulnya malaikat, dan tempat orang–orang beribadah. Dzikir kepada Allah Swt juga dianggap sebagai benteng terutama bacaan hauqolah yaitu :

لاحول ولا قوّة الا بالله العليّ العظيم

Artinya “Tiada daya upaya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”.

Alquran juga merupakan sebuah benteng, seperti ayat kursy yang terdapat disuroh Albaqoroh ayat 255 .

Dan yang terpenting adalah jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah Swt atas kesalahan yang kita perbuat, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, serta memperbanyak istighfar serta berdoa memohon keselamatan di dunia dan akhirat.

Karena kasih sayang Allah Swt amat sangatlah luas melebihi samudera dosa Hamba-hambanya, dan Allah Swt selalu menyeru kepada Hamba-hambanya untuk senantiasa kembali kepadaNya dan senantiasa mencari rahmat dan ampunan-Nya.

 

Dalam Alqur’an surat al Zumar ayat 53 – 54 , Allah berfirman:

قُلْ يٰعِبَادِىَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ اللَّـهِ ۚ إِنَّ اللَّـهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿الزمر:٥٣

Artinya “katakanlah “wahai hamba-hambaku yang melebihi batas terhadap diri sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sungguh dialah Dzat yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Wallahu a’lam.(Jft/Aktual)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...