20 September 2019

Pohon Sahabi Yang Menjadi Saksi Berteduhnya Rasulallah, Masih Hidup Dan Ada

KONFRONTASI - Subahanallah kata yang takjub keluar dari mulut ini ketika tahu ternyata pohon Sahabi yang menjadi saksi berteduhnya Rasulallah, masih hidup dan ada. Pohon Sahabi Yang menjadi saksi bisu pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan pendeta kristen bernama Bahira.Telah di temukan kembali oleh Pangeran Ghazi Bin Muhammad dan Otoritas Pemerintah Yordania,ketika memeriksa Arsip negara di Royal Archives. Merka menemukan referensi dari teks - teks kuno yang yang menyebutkan bahwa pohon Sahabi berada di wilayah Padang Pasir di Utara Yordania.Setelah 1400 tahun berlalu,pohon ini ditemukan masih hidup dan tetap tumbuh kokoh di tengah ganasnya gurun Yordania. Bersama beberapa ulama terkenal trmasuk syekh Ahmad Hassoun,Mufti besar Suriah,Pangeran Ghazi.Mengadakan pengamatan dan ternyata benar pohon tua itulah yang disebutkan dalam catatan pendeta Bahira.Kini Pohon tersebut dilestarikan oleh Pemerintah Yordania dan dipantau secara rutin keberadaannya. Keberadaan pohon ini memenang cukup unik dan dinilai tidak cocock tumbuh dilingkungan sekitarnya.Pasalnya lingkungansekitar pohon itu ,merupakan tanah kering dan sangat gersang,sementara pohon sahabi menjadi satu - satunya pohon  yang tumbuh subur dengan daun yang rimbun. Kondisi ini menentang kegersangan dan ketiadaan warna dari lingkungan di sekitar pohon. Meskipun kekuatan matahari di tengah gurun sangat terik, namun akan terasa teduh ketika berada di bawah pohon ini. Tiga manuskrip kuno yang ditulis oleh ibn Hisham, ibn sa"d al - baghdadi, dan Muhammad Ibn jarir al - Tabari menceritakan tentang kisah Bahira yang bertemu dengan bocah kecil calon rasul terakhir. Saat itu Muhammad baru berusia 9 atau 12 tahun. Ia menyertai pamannya Abu Thalib dalam perjalanan untuk berdagang ke Suriah. Pada suatu hari, Pendeta Bahira mendapat firasat,kalau ia akan bertemu dengan sang nabi terakhir..tiba - tiba ia melihat rombongan kafilah pedagang arab, dan melihat pemuda kecil yang memiliki ciri - ciri sesuai yang dgambarkan dalam kitabnya. Kemudian bahira mengundang kafilah tersebut dalam sebuah perjamuan.Semua anggota kafilah menghadirikecuali anak yang ia tunggu - tunggu.Ternyata Muhammad kecil sedang menunggu di bawah pohon untuk menjaga unta - unta. Bahira keluar mencarinya dan ia sangat takjubmenyaksikan cabang - cabang pohon Sahabi merunduk melindungi sang pemuda dari terik matahari.Dan segumpal awan pun ikut memayungi kemanapun Ia pergi.Bahira pun meminta agar bocah kecil tersebut diajak serta berteduh dan bersantap dalam perjamuan.Dia pun segera meneliti dan menanyai pemuda kecil ini.dan menyimpulkan bahwa Dia adalah utusan terakhir yang di jelaskan dalam Alkitab. Bhahira pun meyakinkan paman anak itu yakni Abu Thalib untuk kembali ke Mekkah,karena orang - orang yahudi tengah mencari Muhammad SAW untuk membunuhnya. Setelah berselang 1400 thn kemudian, pohon yang pernah meneduhi Muhammad itu masih berdiri tegak,menjadi satu - satunya pohon yang berhasil hidup di tengah padang pasir gersang.Pohon ini secara ajaib diawetkan oleh Allah SWT untuk waktu yang panjang.Namun siapapun masih bisa mnyentuh dan berlindung di bawah cabangnya yang senantiasa rimbun. Inilah tanda bukti kebesaran Allah Untuk menunjukan ke ummat manusia agar mereka bisa berfikir.kalau allah berkehendak maka tidak ada yang mustahil.Share ke banyak orang agar tahu informasi ini. _____________________________________ Sumber: Ahmad Rojali,Ph.D, STORY FROM JORDAN
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...