21 August 2019

Muslim Skotlandia tak Lagi Kesulitan Berpuasa 19 Jam

KONFRONTASI -   Di Skotlandia, lamanya berpuasa mencapai 19 jam. Namun, cuaca yang cukup bersahabat membantu umat Islam terhindar rasa haus.

Mohammed Ishaz, asisten Imam di Masjid Al’Furqon di Carrington Street mengungkap menjalankan ibadah Ramadan di Glasgow berbeda dengan di negara lainnya seperti di Arab Saudi atau Pakistan. “Hari yang panjang di Glasgow membuat lebih sulit untuk berpuasa di sini. Tetapi di Pakistan sangat panas, jadi anda tidak dapat hidup lama tanpa air,” kata Ishaz seperti dilansir onislam.net, Jumat (11/7).

Itu sebabnya, kata dia, Muslim Skotlandia mulai menerima tantangan itu dengan baik. Kegiatan selama Ramadhan pun diaktifkan. Misalnya, buka puasa bersama, tarawih, mengaji dan diskusi.

Di penjuru dunia, umat Muslim menjalankan bulan suci Ramadan dengan sejumlah ritual tradisional termasuk berkumpul bersama keluarga saat berbuka puasa, mempelajari agama, membantu orang miskin, dan bertaraweh. Skotlandia merupakan rumah bagi lebih dari 500 ribu umat Muslim (statistik 2014). Umat Muslim sendiri menjadi kelompok agama terbesar kedua di negara yang memiliki lebih 30 masjid.(Jft/Rep)

 

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...