19 June 2019

Masjid Kubah Emas: Ganjaran bagi Pendiri Masjid dalam Islam

Masjid Kubah Emas berdiri megah menampung puluhan ribu jamaah yang datang beribadah. Manfaat bangunan tempat ibadah itu bagi orang lain pula yang diharapkan Hj Dian Djuriah Rais pendiri masjid tersebut.

 

 

KONFRONTASI  -   Mungkin awalnya tidak banyak yang mengenal sosok Hj Dian Djuriah Rais sebelum akhirnya dia memutuskan mendirikan tempat ibadah megah, Masjid Dian Al Mahri di kawasan Cinere Depok, Jawa Barat 2006 lalu. Namun kini, pendiri rumah ibadah yang dikenal dengan Masjid Kubah Emas tersebut cukup dikenal karena amalnya mendirikan masjid megah tersebut.

Islam menjanjikan banyak ganjaran pahala bagi pendiri masjid, baik perorangan ataupun kelompok. Dilansir dari muslim.or.id, Allah SWT dalam QS At-Taubah ayat 18 mengatakan “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah, ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk”.

Rasulullah SAW juga kerap menyampaikan banyak manfaat dengan membangun masjid. Dari Usman bin Affan (ra), berkata : sungguh aku pernah mendengar Rasulullah WAS bersabda ; Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala, maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga.

Ganjaran dalam Al Quran dan hadit Rasulullah SAW tersebut menjadi sebagian dari beberapa ganjaran pahala di dunia dan akhirat bagi orang yang mendirikan masjid.

Selain dapat pahala mendirikan masjid, Pendiri Masjid Kubah Emas juga meninggal di hari baik

Seperti diketahui, pendiri Masjid Kubah Emas juga meninggal di hari Jumat (29/3/2019) dini hari WIB, hari yang baik dalam Islam. Di dalam Islam, meninggal di malam Jumat dan hari Jumat memiliki keutamaan. Dilansir dari konsultasisyariah.com, dari Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Setiap muslim yang meninggal di hari jumat atau malam jumat, maka Allah akan memberikan perlindungan baginya dari fitnah kubur. (HR. Ahmad 6739, Turmudzi 1074 dan dihasankan al-Albani).

Sementara itu, dilansir dari laman islampos.com, Diriwayatkan oleh al-Tirmidzi dalam Sunan-Nya, dari hadits Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,“Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur.” (HR. Al-Tirmidzi, no. 1043). (Jft/KITAKINI.COM)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...