26 August 2019

Kisah Kiai Hasan, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Konfrontasi - Gelak Tawa itu tiba-tiba saja pecah ditengah ratusan Kiai Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Pemicunya tak lain, Kiai Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Gontor saat ini.

Awalnya, Kiai Hasan diminta menjadi moderator dengan tema tantangan pesantren. Lantas begitu saja, Kiai Hasan bercerita.

“Tadi pagi saya lihat ada gambar di Whatsapp, di gambar itu ada saya dan Ronaldo sedang menendang bola, bedanya Ronaldo ini melihat ke bawah ketika menendang, sedang saya melihat kedepan, artinya saya lebih menguasai lapangan ketimbang Ronaldo,” Ucap Kiai Hasan disambut tawa, dalam diskusi setelah pembukaan Silaturrahim Nasional Kiai dan Pimpinan Pesantren Alumni Gontor di Siti Hotel, Kota Tangerang, pada jumat malam (22/01/2015).

Ia seraya mengatakan, bahwa jika Ronaldo di Indonesia sudah tentu akan bersaing dengan dirinya.”Kita akan bersaing kalau Ronaldo main disini, Cuma saya biasa gak pakai sepatu kalau main bola, Nah, tapi kalau saya ke Real Madrid, pasti saya gak dipakai disana, yang bagus main bola itu ya Messi, soalnya saya ini fansnya Barca”, lanjut Kiai Hasan, sebagaimana dari siaran pers.

Kiai Hasan menjelaskan, hikmah yang bisa dipetik dalam cerita itu yakni, agar hidup kita meluaskan pandangan dan tidak selalu menatap kebawah.

Menurutnya, di Gontor ada tiga unsur yaitu keislaman, keilmuan, kemasyarakatan. Dengan modal tiga ini maka alumnus Gontor dituntut fayundziru umatukum, menjadi pengayom sekaligus selalu berupaya untuk senantiasa memberikan kontribusi yang riil terhadap masyarakat dan negara.

Selain itu, Alumnus Gontor juga harus memiliki prinsip atas orang lain itu, seperti orang tua terhadap anaknya. Terlebih ketika menjadi pemimpin. Ditegaskan, sikap orang tua atas anak yang sakit sebab kesalahannya, orang tua tidak akan memarahi melainkan mengobati yang kemudian dilanjutkan dengan membimbing dengan penuh cinta.

“Sakit itu diobati, bukan dimarahi. Termasuk menyikapi Indonesia yang sedang sakit, tidak boleh dengan memarahi,” Kata Kiai Hasan.

Kiai dan Pimpinan Pesantren Alumni Gontor ini akan berlangsung hingga minggu pagi. Sabtu ini diskusi akan diisi Din Syamsuddin, Lukman Hakim Saifudin (Menteri Agama), Ferry Musrsyidan Baldan (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPPN), AM. Fachir (Wakil Menteri Luar Negeri), Nasihin Masha (Pemred Republika), Nurjaman Mochtar (Ketua Forum Pemred) dan lain-lain.

Pada Hari ini sendiri, acara tersebut turut dihadiri Kiai Hasyim Muzadi, Kiai Amal Fathullah, Hidayat Nur Wahid dan Din Syamsudin. (akt/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...