21 November 2017

Wow Demonstran Perancis Ganggu Ritual Salat Jumat Muslim di Paris

KONFRONTASI -  Kondisi Prancis kini tengah tegang, antara warga yang digawangi pemerintah kota dan umat Muslim. Setiap Jumat mereka bertemu di jalanan: Umat Islam salat Jumat, sementara kubu yang lain mengganggunya.

Pada Jumat (12/11), lebih dari 100 orang demonstran yang dipimpin walikota Mayor Remi Muzeau mendatangi jemaah umat Islam yang salat Jumat di jalanan distrik Clichy-la-Garenne, kota pinggiran Paris. Setiap Jumat sejak Maret lalu, umat Islam Clichy salat di jalan karena wali kota menutup tempat ibadah mereka.
Sementara umat Islam bersiap salat Jumat, massa Muzeau datang membawa spanduk besar bertuliskan "Hentikan Ibadah Ilegal di Jalan". Dikutip dari Associated Press, demonstran yang terdiri dari warga dan para pejabat pemerintah dari Clichy dan Paris meneriaki ratusan umat Islam yang saat itu hendak beribadah.
Mereka juga menurunkan spanduk tuntutan pendirian masjid untuk umat Islam Prancis yang bertuliskan "Bersatu untuk Masjid Agung Clichy."
Gesekan kecil terjadi antara massa Muzeau dan umat Islam, namun secara umum semuanya berjalan aman karena dipisahkan oleh pasukan polisi bersenjata lengkap dengan tameng.
Umat Islam Clichy membuka sepatu, berdiri di atas sajadah, merapatkan shaf, dan menjalankan ibadah salat Jumat. Ketika imam takbir, "Allahu Akbar", massa Muzeau mulai menyanyikan kencang-kencang lagu kebangsaan Prancis.
Bacaan Alfatihah dan surat-surat Al-Quran oleh imam harus adu kencang dengan teriakan La Marseillaise.
Gangguan ini dilakukan demonstran setiap Jumat, baik dalam jumlah kecil mau pun besar. Salah satunya terjadi pada 3 November lalu, terekam kamera video dan diunggah di Youtube.
Demonstran bernyanyi kencang tepat di depan para jemaah salat Jumat, di jarak hanya sekitar 2 meter..LIHAT VIDEONYA : https://www.youtube.com/watch?v=6cM1RX4BJ2U(KONF/KUMPAAN)
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...