18 February 2020

Tunggu Waktu Keberangkatan, Pria Bajak Monitor di Bandar untuk Main Game

Konfrontasi - Seorang pria memutuskan memainkan video game di monitor bandara Portland, Oregon. Dia melakukan itu untuk memecah bosan dan membunuh waktu saat menunggu.

Guna mencegah kebosanan di bandara, seorang pria membajak layar TV bandara pada pukul 4.40. Tindakan pria tersebut diabadikan oleh mechanical engineer dan volunteer pemadan kebakaran Stefan Dietz.

Dietz kebetulan di bandara yang sama dengan pria yang membajak TV bandara dan diperintahkan untuk memotong game-nya. Oleh karena itu, ada beberapa detail yang bisa dijelaskan terkait bagaimana pembajakan itu terjadi.

Solusinya cukup sederhana. Ada dua kabel yang beroperasi dari bagian belakang layar, yang berarti layar terhubung ke port HDMI dan kemungkinan mempunyai kabel yang sangat panjang untuk controller DualShock 4, sebagaimana diwartakan Slash Gears, Sabtu (18/1/2020).

Pria hack tv di bandara untuk bermain game (Foto: The Oregonian)

Pria hack tv di bandara untuk bermain game (Foto: The Oregonian)

Di bawah monitor, Anda akan melihat PlayStation (yang kemungkinan adalah PlayStation 4) dan monitor menunjukkan FPS-Apex Legends. Jika port HDMI di bagian belakang monitor terbuka dan tersedia, bukan tidak mungkin dia juga dapat mencapai tombol kontrol hardware. Mengetuk tombol Input beberapa kali kemungkinan bisa membawanya ke game.

Tidak Mendapat Masalah

Dari semua akun, gamer ini tidak mendapatkan banyak masalah. Dia tidak dipenjara atau dipaksa meninggalkan bandara. Kurangnya teguran kemungkinan dikarenakan dua hal.

Pertama, sangat tidak mungkin bandara di Portland pernah ada orang yang mencoba membajak peta bandara atau monitor penerbangan sebelumnya. Kedua, dia sangat ramah.

Menurut stasiun radio lokal KXL, pria itu didekati seorang petugas dan dengan sangat baik meminta orang tersebut untuk mencabut dan berhenti menggunakan monitor di bandara.

Dia kemudian bertanya dengan sopan, 'Apakah dia bisa menyelesaikan putaran pertamanya?' Tentu saja izinnya pun ditolak petugas. (inws/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...