21 November 2018

Trump Sepakat dengan Laporan Intelijen Terkait Campur Tangan Rusia di Pemilu AS

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku setuju dengan laporan yang dibuat oleh intelijen AS, bahwa Rusia mungkin telah turut campur dalam pemilu tahun 2016.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan dia tidak meragukan laporan yang dibuat oleh intelijen. Namun, dia juga menyatakan, kemungkinan adanya pihak lain, selain Rusia, yang turut campur dalam pemilu AS juga diperhitungkan.

"Saya menerima kesimpulan komunitas intelijen kami bahwa campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016 terjadi. Bisa jadi orang lain juga. Banyak orang di luar sana," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (18/7).

Sebelumnya, Trump mengaku salah bicara ketika melakukan konferensi pers dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Finlandia awal pekan ini. Trump menyebut, dia salah memilih kata, yang membuat seluruh makna dari pernyataan dia berubah.

Trump mengaku dia berencana untuk menyecar Putin soal dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS. Namun, sayangnya dia salah bicara, yang justru membuat Trump seolah-olah membela Putin.

"Saya mengatakan kata "akan" dan bukanya "bukan". Kata-kata yang sebenarnya yang harusnya saya ucapakan adalah tidak ada alasan mengapa itu bukan Rusia (yang turut campur dalam pemilu)," kata Trump.(mr/snd)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...