21 November 2018

Trump Pecat Direktur FBI Karena Salah Sikapi Email Hillary?

KONFRONTASI -  Presiden Donald Trump telah memecat direktur FBI terkait penanganan penyelidikan atas email Hillary Clinton.

Gedung Putih mengguncangkan Washington dengan mengumumkan bahwa James Comey 'telah diberhentikan dan dicopot dari jabatannya.'

Tapi para politikus Demokrat mengatakan dia dipecat karena FBI sedang menyelidiki dugaan hubungan antara kampanye Trump saat pilpres dengan Rusia.

Pekan lalu, Comey memberikan informasi yang tidak akurat tentang email Hillary Clinton kepada Kongres.

Presiden Trump menulis dalam sebuah surat kepada Comey bahwa dia setuju dengan rekomendasi Jaksa Agung Jeff Sessions bahwa 'Anda tidak lagi dapat memimpin Biro (FBI) secara efektif.'

Sessions mengatakan bahwa Departemen Kehakiman "berkomitmen pada disiplin, integritas, dan tertib hukum tingkat tinggi," dan karenanya "dibutuhkan sebuah awal yang baru."

Comey sedang memberikan sambutan kepada sejumlah agen FBI di Los Angeles, dan seorang anggota timnya memberikan selembar kertas catatan yang memberitahukan bahwa dia baru saja dipecat.

Pria berusia 56 tahun - yang memasuki tahun keempat dari 10 tahun jabatannya sebagai direktur FBI - dilaporkan tertawa, mengira hal itu adalah lelucon.

Mengapa pemerintah AS memecat Comey ?

Banyak yang terkejut bahwa Comey harus dipecat tentang caranya menangani penyelidikan email Clinton, mengingat Trump pernah memuji direktur FBI terkait masalah tersebut.

Pada hari-hari terakhir kampanye presiden, Trump mengatakan pada sebuah kampanye bahwa Comey adalah orang yang 'bernyali besar' dalam membuka kembali penyelidikan email Clinton. "Apa yang dia lakukan telah mengembalikan reputasinya," kata Trump.

Namun pada hari Selasa, Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan bahwa dia "tidak dapat membela Direktur (FBI) dalam menangani kesimpulan penyelidikan email Menlu Clinton, dan saya tidak mengerti bahwa dia menolak penilaian yang hampir universal bahwa dia keliru."

"Hampir semua orang setuju bahwa Direktur (FBI) membuat kesalahan serius, ini satu dari sedikit hal yang menyatukan berbagai pihak dengan perspektif yang beragam".

Dia mengatakan bahwa Comey keliru bahwa pada Juli 2016 ia 'melampaui (kewenangan)' jaksa agung sebelumnya dengan mengumumkan bahwa penyelidikan atas email Clinton harus ditutup tanpa tuntutan hukum.

Wakil jaksa agung mengatakan, Comey menambah kesalahannya dengan 'secara serampangan' mengungkapkan 'informasi yang menyudutkan' tentang Hillary Clinton.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...