19 January 2020

Trump Menang, Duterte Senang

KONFRONTASI-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyambut gembira kemenangan Donald Trump di pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2016. Pria yang terkenal dengan sumpah serapahnya tersebut, langsung menyatakan janjinya tidak akan berselisih lagi dengan AS karena Trump jadi presiden.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donald Trump. Kami kerap mengeluarkan sumpah serapah, bahkan untuk hal-hal sepele. Saya seharusnya berhenti karena Trump sudah di sana. Saya tidak mau berselisih lagi karena Trump sudah menang,” ujar Duterte, seperti dikutip Reuters, Kamis (10/11/2016).

Duterte dan Trump kerap kali disandingkan karena sama-sama suka melontarkan pernyataan kasar.  Belum lagi gagasan-gagasan kontroversial yang diutarakan.

Sejak dilantik akhir bulan Juni lalu, Presiden Duterte berusaha memenuhi janji kampanyenya untuk mengambil tindakan tegas terhadap kriminalitas. Akibatnya, ratusan tersangka pengedar dan pengguna narkoba tewas di tangan polisi, selain ratusan lainnya tewas akibat massa yang main hakim sendiri.

Sedangkan Trump dengan pernyataannya tentang pelarangan imigran masuk Amerika dan rencana pembangunan tembok di perbatasan Meksiko, dianggap rasis oleh sebagian masyarakat Amerika.

Calon Duta Besar Filipina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Teddy Locsin, mengatakan bahwa Duterte dan Trump sama-sama memiliki sikap yang sulit ditebak. “Saya ingat Trump dalam salah satu pernyataannya pernah mengatakan, ‘Saya tidak akan berbicara seperti ini (kasar) jika saya sudah menjadi presiden.’ Saya ingat, ada juga seseorang (Duterte) yang pernah mengatakan itu,” katanya. [mr/pskt]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...