18 December 2018

Tiongkok Minta Saudi dan Iran Turunkan Ketegangan

Konfrontasi - Tiongkok mendesak adanya sikap "tenang dan menahan diri" dari Arab Saudi dan Iran terkait ketegangan terbaru saat ini. Demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Zhang Min, dalam pernyataan Kemenlu Tiongkok, Senin (11/1/2016).

Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran karena Kedutaan Besar di Teheran dibakar pengunjuk rasa. Kemarahan pendemo dipicu eksekusi mati ulama Syiah Nimr al-Nimr oleh Saudi.

Ketegangan antara kekuataan Sunni dan Syiah bergema di seantero Timur Tengah dan dunia Muslim, yang mempersulit upaya penyelesaian konflik di Suriah dan Yaman.

Seperti dikutip AFP, Min bertemu senior Saudi dan Iran, dalam kunjungan ke masing-masing negara pekan lalu. Di Saudi, Min berharap adanya sikap tenang dan menahan diri dari pihak terkait, sebuah resolusi damai via dialog dan upaya gabungan untuk menurunkan ketegangan.

Sementara di Iran, Min mengulang harapannya, dan berharap semua pihak bekerja bersama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Selama ini Tiongkok mengandalkan pasokan minyak dari Timur Tengah, namun tidak terlalu ingin masuk dalam dunia diplomasinya. Baru-baru ini Tiongkok baru masuk dalam diplomasi di Timur Tengah, terutama dalam krisis Suriah.

Dalam sebulan terakhir, Beijing telah menjamu petinggi dari rezim Suriah dan kelompok oposisi, dalam upaya mencari "solusi politis" dari krisis berkepanjangan yang hampir memasuki tahun kelima. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...