5 December 2019

Tiga Aktivis Bahrain Divonis Penjara Puluhan Tahun

KONFRONTASI - Pengadilan Bahrain pada Kamis (20/11) menjatuhkan hukuman penjara terhadap tiga aktivis masing-masing sepuluh tahun atas tuduhan mendalangi serangan terhadap pasukan polisi pada bulan Agustus 2013. Demikian dilaporkan Press TV.

Pengadilan juga membatalkan kewarganegaraan para aktivis tersebut di bawah undang-undang kontroversial yang mengizinkan pengadilan Bahrain untuk mencabut kewarganegaraan orang-orang yang melakukan  tindakan "teroris" dan "merusak keamanan negara."

Keputusan keras pengadilan Bahrain diambil ketika negara itu tengah mempersiapkan pemilu parlemen yang akan digelar pada 22 November.

Partai-partai oposisi, termasuk partai terkemuka al-Wefaq, telah memboikot pemilu mendatang.

Sebelumnya pada Rabu, warga Bahrain turun ke jalan-jalan di Sitra untuk mengekspresikan penentangan mereka terhadap pemilu parlemen.

Aparat keamanan Bahrain menyerang demonstran anti-rezim dengan gas air mata dan peluru karet.

Sejak pertengahan Februari 2011, ribuan demonstran Bahrain telah mengadakan berbagai aksi unjuk rasa di jalan-jalan negara itu untuk menyerukan pengunduran diri rezim Al Khalifa.

Bahrain telah dikecam oleh kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia atas tindakan keras terhadap demonstran anti-pemerintah yang sejauh ini telah merenggut nyawa puluhan orang.

Pada bulan Juni, Kantor Komisi Tinggi PBB untuk HAM mengecam rezim Manama atas pelanggaran HAM.

Sebanyak 46 anggota badan internasional menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan keras rezim Al Khalifa terhadap demonstran damai.[irb/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...