17 December 2018

Serangan Pimpinan Arab Saudi Tewaskan 12 Pemberontak Yaman

Konfrontasi - Pesawat tempur pimpinan Arab Saudi, Senin (27/4), menghantam pasukan pemberontak di Yaman selatan, menewaskan setidak-tidaknya 12 petempur Huthi Syiah dan sekutunya, sementara pertempuran berlanjut di seluruh provinsi, kata militer dan sumber setempat.

Pesawat sekutu menggempur lima sekolah, yang dijadikan pemberontak sebagai markas militer di Ataq, ibu kota provinsi Abyan, kata sumber militer.

Serbuan itu menewaskan setidak-tidaknya 12 pemberontak Huthi serta prajurit yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh. Saleh menggabungkan diri dengan para pemberontak di utara yang memerangi pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi, kata sumber-sumber itu.

Juga di Abyan, pesawat-pesawat tempur mengincar posisi-posisi pemberontak di pinggiran Loder, kota terbesar kedua provinsi itu, kata saksi.

Bentrokan berlangsung di Loder baratdaya antara pemberontak dan pasukan selatan, yang berpihak kepada Hadi, tambah mereka.

Pertempuran sengit juga berkobar di kota pusat Taez, dengan pihak-pihak bertikai menggunakan tank dan granat roket di daerah pemukiman, kata pejabat daerah.

Lembaga medis mengatakan setidaknya 16 warga sipil terbunuh di Taez pada Minggu.

Sementara itu, pesawat tempur koalisi menyerang posisi-posisi pemberontak di timur Taez semalam, kata saksi mata.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan sudah lebih dari 1.000 orang yang tewas dalam pertempuran di Yaman sejak akhir Maret, ketika Arab Saudi membentuk sebuah koalisi Arab untuk mendukung Hadi.

Pemimpin yang mendapat tentangan itu meminta Teluk untuk melakukan campur tangan setelah para pemberontak mengepung tempatnya mengamankan diri di kota pelabuhan selatan, Aden, setelah mereka menguasai sejumlah provinsi sejak September, termasuk ibu kota negara.

Sejak itu, ia mengamankan diri ke Arab Saudi.

Serangan udara terus berlanjut kendati koalisi pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya mengakhiri rangkaian serangan udara yang disebut dengan "Operasi Badai Penentu".(rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...