21 April 2018

Seorang Pria Dituduh Melakukan Serangan Seksual di Atas Pesawat Komersial

Konfrontasi - Pihak berwenang Amerika Serikat telah menahan seorang pria warga negara India setelah seorang perempuan menuduhnya melakukan serangan seksual saat dia tidur dalam penerbangan pesawat komersial.

Prabhu Ramamoorthy, yang berusia 34 tahun, duduk di antara istrinya dan terduga korban dalam pesawat tersebut, kata sejumlah pejabat.

Perempuan itu mengatakan, saat dirinya terbangun, dia mendapati baju dan celana dalamnya dalam keadaan terbuka dan tangan tersangka masih menempel pada bagian atas celana panjangnya.

Ramamoorthy membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan kepada polisi bahwa dia tertidur setelah minum obat.

Ramamoorthy, seorang warga India yang tinggal di AS dengan visa sementara, sedang duduk di kursi tengah, bersama istrinya yang duduk di dekat lorong dan korban duduk di dekat jendela.

Mereka berada di dalam maskapai penerbangan Spirit Airlines yang berangkat dari Las Vegas menuju Detroit, Amerika Serikat.

Ramamoorthy ditahan tanpa jaminan usai menghadiri persidangan di Pengadilan federal di Michigan pada Kamis. Jaksa beranggapan dia ditahan karena beresiko melarikan diri.

Kepada Washington Post, jaksa mengatakan pria itu didakwa melakukan tindakan pelecehan seksual.

Perempuan tersebut melaporkan kejadian yang dialaminya sesaat sebelum pesawat mendarat, kata aparat kepolisian.

Istri Ramamoorthy menuduh perempuan itu tidur di atas lutut suaminya.

Sang istri juga mengatakan bahwa mereka telah meminta seorang pramugari agar perempuan dipindahkan ke kursi lainnya.

Tetapi pramugari tersebut kepada penyidik mengatakan bahwa perempuan yang menjadi korban serangan seksual itulah yang meminta agar dia dipindahkan ke kursi lainnya.

Pramugari itu mengatakan bahwa perempuan itu, dengan kancing baju dan celananya dalam keadaan terbuka, seraya menangis meminta tolong agar dipindahkan ke kursi lainnya. Dia kemudian pindah ke kursi bagian belakang pesawat. (pskota/mg)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...