18 February 2020

Satu Keluarga Pengungsi Suriah di Terima Vatikan

Konfrontasi - Menanggapi seruan Paus Fransiskus agar semua jemaat gereja bersedia menampung pengungsi Suriah, Vatikan untuk pertama kali menerima satu keluarga, yang melarikan diri dari perang Suriah, Jumat (18/9/2015).

Keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan dua anak itu datang dari Damaskus dan umat gereja Katolik Melkite, Yunani, yaitu gereja Kristen, yang berhubungan dekat dengan gereja Katolik Roma.

Vatikan mengatakan dalam pernyataannya keluarga yang tidak disebutkan namanya, tiba di Italia pada 6 September atau pada hari ketika Paus Fransiskus membuat seruan kepada jemaat di Eropa untuk membuka pintu rumah mereka bagi pengungsi.

Sejak itu, terdapat empat warga Suriah meminta suaka.

"Menurut peraturan hukum, enam bulan berikutnya para pencari suaka yang meminta perlindungan internasional tidak dapat bekerja. Selama masa tersebut, mereka akan dibantu dan ditemani oleh jemaat Santa Anna," kata Vatikan.

Vatikan, wilayah negara kecil di jantung kota Roma, memiliki dua jemaat yaitu jemaat St Anna dan jemaat St Basilika Petrus. Vatikan belum bisa memberikan keterangan mengenai keluarga kedua yang akan ditampung oleh pemerintahan Santo Petrus.

Ratusan ribu orang melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Timur Tengah dan Afrika, berbondong-bondong menuju Eropa secara bergelombang tahun ini, membuat 28 negara Uni Eropa harus berjuag menerimanya.

Untuk mencari bantuan menangani krisis ini, Paus mendesak 120 ribu jemaatnya di seluruh Eropa agar masing-masing menerima satu keluarga pengungsi. Seruannya mendapat tanggapan beragam. (rol/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...