21 November 2018

Sangat Rendah Kepercayaan Terhadap Donald Trump, Dunia Berpaling ke Tiongkok

KONFRONTASI - Kepercayaan dunia internasional (global) terhadap kepemimpinan Amerika Serikat (AS) di era Donald Trump menurun ke tingkat terendah baru. Bahkan, tingkat kepercayaan global terhadap Trump (30 persen) tersebut sekarang berada di bawah Tiongkok (31 persen). Demikian hasil sigi terbaru yang dipublikasikan lembaga jajak pendapat Gallup, seperti dilaporkan The Guardian, Kamis 18 Januari 2018.

Survei opini di 134 negara menunjukkan rekor runtuhnya persetujuan global untuk peran Amerika Serikat (AS) di dunia, dari 48 persen saat masih dipimpin Obama menjadi 30 persen setelah satu tahun Donald Trump berkuasa. Menurut Gallup, ini adalah tingkat kepercayaan global terendah yang pernah tercatat di lembaga sigi tersebut sejak memulai jajak pendapat kepemimpinan global AS sepuluh tahun yang lalu.

Hasilnya muncul setelah survei Gallup yang terpisah menemukan bahwa Trump mencapai ulang tahun pertama pelantikannya dengan rating persetujuan rata-rata terendah ketimbang semua presiden Amerika Serikat (AS) terpilih lainnya di tahun pertama mereka.

Jajak pendapat tersebut menunjukkan Trump memiliki rata-rata hanya 39 persen rating persetujuan sejak pelantikannya. Tingkat rendah sebelumnya dipegang oleh Bill Clinton, yang rata-rata tahun pertamanya 10 poin lebih tinggi dari Trump's, yaitu 49 persen.

 

Kajian terbaru menunjukkan bahwa menurunnya kepercayaan global terhadap Trump dipengaruhi oleh kebijakan Trump yang selama ini menggunakan paradigma "Amerika Pertama" yang kemudian digabungkan dengan sikap dan kepribadian sang presiden yang menyebalkan. 

Masih dalam laporan hasil sigi Gallup, pemegang rating kepercayaan global tertinggi saat ini adalah Jerman. Negara Bavaria ini dipandang sebagai pemimpin global yang terbaik oleh mayoritas  komunitas internasional (41 persen), kemudian Tiongkok di posisi kedua (31  persen) dan di tempat keempat Rusia (27  persen). Sementara di tempat ketiga adalah AS (30 persen), sebagaimana telah disinggung di awal berita ini. 

Sebelumnya, awal tahun lalu , Gallup juga pernah menggelar jajak pendapat terkait popularitas kepemimpinan Trump di kalangan warganya setelah dua bulan berkuasa (20 Maret 2017). Dan kini dilanjutkan dengan survei kepercayaan global terhadap Trump.

Terendah

Hasilnya saat itu menunjukkan bahwa tingkat popularitas Trump dua bulan usai dilantik mencapai titik terendah, yakni 37 persen. Ini merupakan level terendah sejak sang miliuner dilantik sebagai orang nomor satu di AS pada 20 Januari 2017 lalu.

Hasil tersebut juga menjadi yang terendah dibandingkan dengan sejumlah presiden AS sebelumnya, yakni Barack Obama dan George Bush. Saat Gallup menggelar survei dua bulan usai Obama dan Bush menjabat sebagai presiden, hasilnya, level popularitas kedua presiden tersebut masih di atas 50 persen. Dalam hal ini, hasil sigi Gallup menunjukkan Obama meraih 60 persen dan Bush 55 persen. 

 

Menurut otoritas lembaga sigi tersebut, banyak presiden yang mengalami level popularitas lebih rendah dari Trump, tetapi baru kali inilah dalam 70 tahun terakhir, seorang presiden begitu tak populer di dua bulan pertama masa jabatannya.

Banyak hal yang membuat popularitas Trump dalam dua bulan terakhir terus menurun, di antaranya yang paling merisaukan warga AS adalah keterkaitan Trump dengan Rusia. Kendati Trump sejauh ini selalu membantah, banyak warga AS menilai bahwa Rusia berada di balik kemenangan Trump.

Selain itu, pernyataan Trump yang menyebutkan dirinya disadap oleh Obama, juga ikut mempengaruhi penurunan popularitasnya.(Jft/PR)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...