21 May 2019

AS-Rusia Sepakat Batasi Aksi ISIS di Suriah

KONFRONTASI - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengabarkan kesepakatan Washington dengan Moskow untuk membatasi aksi-aksi militer kelompok teroris ISIS dan Front Al Nusra di Suriah.

Stasiun televisi Al Hadath (1/3) melaporkan, John Kerry, Menlu Amerika mengumumkan, Amerika dan Rusia menyepakati sebuah mekanisme yang menentukan operasi militer di Suriah hanya diarahkan pada ISIS dan Front Al Nusra.

Ia menambahkan, saya berbicara via telepon dengan Sergei Lavrov, Menlu Rusia dan kami sepakat tidak akan membuat pernyataan terbuka soal laporan adanya pelanggaran gencatan senjata di Suriah.

Menurut Kerry, kelompok-kelompok yang hadir dalam perundingan Jenewa dan Amman, bertanggung jawab untuk mengkaji laporan-laporan tersebut.

Sebelumnya, Mikhail Bogdanov, Utusan khusus Presiden Rusia untuk Timur Tengah mengatakan, Washington dan Moskow mencapai kesepakatan soal mekanisme gencatan senjata di Suriah.

Gencatan senjata di Suriah mulai diberlakukan Sabtu, 27 Februari 2016 dini hari dan berlaku selama 10 hari.

Gencatan senjata ini tidak meliputi dua kelompok teroris yaitu ISIS dan Front Al Nusra, serta kelompok-kelompok teroris afiliasi keduanya.[irib/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...