27 April 2018

Rusia Kecam Serangan Rudal AS ke Suriah

KONFRONTASI -Militer Amerika Serikat melancarkan serangan rudal ke Suriah sebagai respons atas dugaan serangan senjata kimia ke sebuah kota yang dikuasai kubu pemberontak.Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan sebanyak 59 rudal jelajah Tomahawk ditembakkan dari dua kapal perusak di perairan Laut Mediterania menuju sebuah pangkalan udara Suriah.

Tujuan serangan itu adalah "untuk menggentarkan rezim (Suriah) sehingga tidak menggunakan senjata kimia lagi."

Dalam pidato yang ditayangkan di televisi, Presiden AS Donald Trump mengklaim pangkalan udara tersebut merupakan tempat serangan senjata kimia berasal.

Trump juga menjuluki Presiden Suriah, Bashar al-Assad, sebagai seorang "diktator" yang telah "meluncurkan serangan senjata kimia yang mengerikan kepada warga sipil tak berdosa".

"Malam ini saya menyeru semua negara beradan untuk bergabung dengan kami dalam mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah sekaligus mengakhiri segala macam dan segala bentuk terorisme," ucap Trump dari kediamannya di Florida.

Departemen Pertahanan AS mengatakan Rusia, yang menyokong militer Suriah, telah diberitahu sebelum serangan rudal ke Suriah digelar.

Bagaimanapun, Rusia tidak menyetujui serangan tersebut dan mengecamnya.

Dmitry Peskov, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, menyebutkan sebagai "aksi agresi terhadap sebuah negara berdaulat."

Category: 
loading...

Related Terms