23 November 2019

Ratusan Pasutri TKI Malaysia Dapat Surat Nikah Sah

Konfrontasi - Buruh Migran Indonesia (BMI) di daratan Tawau, Sabah, Malaysia yang berstatus pasangan suami istri (Pasutri) akhirnya bisa bernapas lega. Pasca menjalani sidang isbat nikah, mereka langsung memperoleh legal dokumen berupa surat nikah berlogo Garuda.

Sidang isbat nikah ini berlangsung di Kantor Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Jalan Sin Onn, Sabah Malaysia. Program KRI Tawau yang telah memasuki tahun ke-3 sejak 2012 lalu ini, didukung Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Kementerian Luar Negeri, Cq Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI).

Selanjutnya, pelaksanaan isdang isbat nikah dipandu langsung oleh Pengadilan Agama Jakarta Pusat. "Sampai pukul 15.00 wita tadi (kemarin, Red), ada 80 pasutri yang telah menyelesaikan sidang," ujar Kepala KRI Tawau, Muhammad Soleh, Rabu (24/12).

Soleh menyampaikan, tim isbat nikah utusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat terdiri 7 orang. Selain itu, adapula tim pendampingan dari Badan Peradilan Agama Islam (Badilag).

"Majelis Hakim Isbat diketua Dra Hj. Rokhanah S MH. Beliau merupakan Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat," puji Soleh.

Pelaksanaan sidang isbat nikah tahun ini menarget 322 pasutri. Pelaksanaan program ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Berdasarkan catatan Konsulat RI Tawau, tahun 2012 terdapat 491 pasutri yang diisbat nikah. Sementara tahun 2013 sebanyak 795 pasutri.

"Program ini akan terus berkesinambungan. Ini bentuk keberpihakan perwakilan RI terhadap WNI/BMI di Sabah, Malaysia," tegas Soleh.

Selain menggagas pelaksanaan isbat nikah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KRI Tawau, secara khusus menyiapkan fasilitas pelaminan bagi pasutri yang telah mengikuti sidang isbat nikah. Pelaminan tersebut dijadikan tempat mendokumentasikan foto pascaresmi diakui negara.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...