14 December 2019

Presiden PKS Ajak Warga Amerika ‘Perangi’ Trump

Konfrontasi - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengatakan tidak berpikir untuk membenci warga Amerika Serikat (AS) secara keseluruhan atas sikap pemerintahan AS terkait Yerusalem.

Sohibul pun merasa yakin bahwa arogansi Presiden Trump untuk menjadikan kota yang biasa disebut Baitul Maqdis itu sebagai ibukota Israel tidak mendapatkan dukungan dari rakyatnya sendiri.

“Dan kita yakin  sebagian besar warga Amerika tidak suka dengan kelakuan presidennya sendiri. Kami tidak memiliki perasaan buruk apapun kepada rakyat AS,” katanya saat orasi pada aksi demonstrasi di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (10/12/2017).

Karenanya, Sohibul mengajak kepada warga Amerika untuk ikut mendukung penolakan terhadap sikap Trump. Sohibul menambahkan, secara resmi PKS akan mengirimkan pernyataan sikap tertulis kepada Kedutaan Besar yang pada pokoknya menuntut Trump mencabut kebijakannya atas Yerusalem.

“Justru kami ajak warga AS mari bersama-sama kita tuntut presiden AS untuk menghentikan arogansinya. Kami menuntut dalam surat agar pemerintah AS menyadari presidennya sudah melakukan kesalahan dan mencabut keinginan  menjadikan Yerusalem ibukota Israel. Mudah-mudahan ada respon positif dari AS,” ujarnya.

Sohibul juga mengkhawatirkan klaim dari Trump akan membuat konflik baru di tengah upaya perdamaian di Tanah Para Nabi itu. Sebelumnya, Sohibul juga meminta agar Presiden Joko Widodo mendorong negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mendukung hak-hak Palestina. (pskota/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...