18 January 2020

Pidato Menlu AS Bikin Netanyahu Murka

KONFRONTASI-Pidato Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry soal resolusi PBB dan konflik Israel-Palestina menuai kecaman dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia menyebut pidato Kerry itu berat sebelah dan condong melawan Israel.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Kamis (29/12/2016), PM Netanyahu juga menyebut Menlu Kerry lebih banyak fokus pada isu permukiman Yahudi daripada kekerasan yang marak dilakukan warga Palestina di wilayah Israel. PM Netanyahu menyebut, Kerry hanya membahas kekerasan warga Palestina terhadap warga Israel sebagai 'lip service' belaka, atau tidak sungguh-sungguh.

"Apa yang dia (Menlu Kerry) lakukan adalah sebagian besar pidatonya menyalahkan Israel atas kurangnya perdamaian," sebut Netanyahu dalam pernyataan yang disampaikan dari kantornya di Yerusalem.

"Israel tidak perlu dikuliahi soal pentingnya perdamaian oleh pemimpin asing," imbuhnya.

Sebelum PM Netanyahu menanggapi langsung pidato Menlu Kerry itu, kantor PM Israel merilis pernyataan yang isinya juga mengkritik pidato itu. "Sama seperti resolusi Dewan Keamanan yang dimajukan oleh Menlu Kerry di PBB, pidatonya malam ini condong melawan Israel," demikian pernyataan tertulis itu.

"Selama lebih dari satu jam, Kerry secara obsesif membahas permukiman dan nyaris tidak menyinggung akar konflik -- perlawanan Palestina pada negara Yahudi dalam segala batas wilayah," imbuh pernyataan itu.

Dalam pidatonya selama 70 menit, Kerry menyinggung soal pembangunan permukiman Yahudi oleh Israel di wilayah Palestina. Aktivitas semacam itu telah dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB yang disepakati pada Jumat (23/12) lalu, setelah AS memilih abstain dan tidak menggunakan hak vetonya.

PM Netanyahu sebelumnya menuding pemerintah Presiden AS Barack Obama berkonspirasi mendorong resolusi itu diloloskan. AS sendiri telah menyangkal tudingan Israel itu.

Pidato Kerry menegaskan agar Israel menghentikan pembangunan permukiman Yahudi karena mengancam demokrasi dan solusi perdamaian dua negara bagi Israel dan Palestina. Kerry juga menyinggung soal maraknya kekerasan warga Palestina terhadap warga Israel dan mengaku AS telah menyerukan agar praktik penghasutan kekerasan dihentikan.

"Presiden Obama dan saya telah memperjelas kepada pemimpin Palestina berulang kali, baik secara publik maupun privat, agar seluruh penghasutan untuk kekerasan dihentikan," tegas Kerry dalam pidatonya.[mr/dtk]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...