28 March 2020

Pesta Pernikahan di Suriah Diserang ISIS, 22 Orang Tewas

KONFRONTASI - Sebuah pesta pernikahan Kurdi di timur laut Suriah, dihantam serangan bom bunuh diri yang menewaskan setidaknya 22 orang. Kelompok militan Islamic State (ISIS) telah mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut.

Seperti dikutip CNN, Selasa (4/10/2016), seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya tepat di aula pernikahan yang dihelat di desa Tal Tawil, Provinsi Hasakeh. Desa ini diketahui berada di bawah kendali pasukan Kurdi Suriah.

Pernyataan ISIS tersebut diposting di akun Twitter mereka dan langsung diretweet oleh beberapa pendukung ISIS. ISIS menyatakan bahwa militannya meledakkan rompi peledak yang dipakainya.

Pengakuan ISIS yang terbaru ini muncul bersamaan dengan Amerika Serikat yang menangguhkan pembicaraan bilateral dengan Rusia tentang perdamaian Suriah.

AS sendiri menuduh Rusia gagal untuk menegakkan gencatan senjata dan berusaha untuk mengebom warga sipil Suriah.

Pasukan pemerintah Suriah pun kini mengontrol kawasan strategis di sekitar al-Kindi, Aleppo utara. Tak hanya itu, mereka pun mengontrol Suriah bagian timur yang akhir-akhir ini banyak diserang oleh ISIS.

Angkatan Bersenjata Suriah pun menyatakan bahwa Rusia dan tentaranya 'menjamin keselamatan' mereka, termasuk melawan ISIS yang mengambil keuntungan dari ketidakstabilan di Suriah. [ian/mtv]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...