23 August 2019

Perayaan Paskah, 'Donald Trumpt' Terbakar di Meksiko

Konfrontasi - Warga Meksiko memiliki cara sendiri untuk mengekspresikan kebencian dan kemarahan mereka pada Donald Trump. Mereka membuat patung Trump dari kertas, lalu akan membakarnya saat perayaan Paskah.

Felipe Linares, seorang warga Meksiko membutuhkan waktu lebih dari satu pekan untuk membuat patung tersebut untuk menyambut upacara "Membakar Judas" yang biasa dilakukan warga Meksiko saat merayakan Paskah. Judas, dalam persepsi seorang Meksiko bisa diartikan sebagai setan/iblis, politisi, atau apa pun yang tidak mereka sukai. 

"Kami akan membakar ‘Trump” saat ini karena kami tak menyukainya. Ia berkata sangat buruk tentang orang Meksiko," kata Linares seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat, 25 Maret 2016.

Ia mengaku marah karena Trump mengatakan orang Meksiko sebagai imigran yang kriminal dan pemerkosa. 

Tak cukup hanya membakar, Linares juga meletakkan kembang api pada bagian kaki patung setinggi dua meter tersebut. Linares adalah seorang pembuat patung kertas. Ia mewarisi pekerjaan tersebut dari ayahnya. Bengkel kerja tempatnya membuat patung Clinton telah  sejak 50 tahun yang lalu. 

Linares, dan seluruh warga Meksiko yang membenci Trump berencana melakukan pembakaran patung tersebut pada hari ini, Minggu (27/3/2016).

Lebih dari 60 persen warga Meksiko memiliki persepsi negatif terhadap Trump. Kalimat Trump yang bersumpah akan membangun tembok pembatas dengan Meksiko, untuk mencegah imigran dari Meksiko memasuki Amerika, membuat mereka merasa dihina. 

Bahkan Presiden Meksiko, Pena Nieta mengecam retorika Trump. Ia menyamakan retorika Trump dengan Adolf Hitler dan Benito Mussolini. (vv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...