25 February 2018

Paus Fransiskus Cium Kaki Imigran Muslim: Kita Semua Bersaudara dan Ingin Hidup Damai

KONFRONTASI - Paus Fransiskus mengundang imigran Muslim dan Hindu untuk ambil bagian dalam ritual Kamis Putih. Dalam kesempatan tersebut Pemimpin umat Katolik itu juga mencuci dan mencium kaki mereka.

Dilansir dari laman ABCNews, Jumat, 25 Maret 2016, kegiatan itu dilakukan di sebuah penampungan di Castelnuovo, Porto, di luar Roma.
 
Paus mengundang pendatang Muslim dari Mali, Suriah dan Pakistan dan menyatakan 'kita semua adalah saudara'.
 
"Kita memiliki budaya dan agama yang berbeda, tapi kita adalah saudara dan kami ingin hidup dalam damai," kata Paus dalam homilinya.
 
Kegiatan ini dilakukan setiap tahun sebagai ritual pembasuhan kaki kepada 12 murid sebelum Yesus disalib. Tahun ini, Paus membasuh kaki delapan laki-laki dan empat perempuan. 
 
Empat orang Katolik dari Nigeria, tiga orang Muslim dari Mali, Suriah dan Pakistan dan seorang pria Hindu dari India.
 
Pada bulan Januari, ia mengubah aturan Vatikan untuk memungkinkan perempuan mengambil bagian.
Beberapa migran menangis saat Paus berlutut di depan mereka, menuangkan air suci di atas kaki mereka, menyeka kaki mereka hingga bersih dan mencium kakinya.
 
Pada akhir layanan, Paus Fransiskus menyalami setiap pengungsi dan berfoto bersama. Kedatangan Paus disambut dengan spanduk bertuliskan "Selamat Datang" dalam berbagai bahasa saat ia berjalan menyusuri lorong darurat untuk merayakan Misa. 
 
Paus Fransiskus mengejutkan Gereja Katolik dengan perubahan yang dibawanya. Ritual yang dilakukan Paus dimaksudkan sebagai pesan untuk menjadi universal.
 
"Kita semua bersama-sama, Muslim, Hindu, Katolik, Kristen Koptik, Evangelis adalah saudara dari anak-anak Tuhan yang sama. Kami ingin hidup damai," kata Paus.[ian/vvn]
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...