19 January 2020

Pasukan Udara Arab Saudi Serang Markas Amerika Serikat, Hubungan Kedua Negara Memanas

KONFRONTASI -    Hubungan bilateral antara Arab Saudi dan Amerika Serikat kian memanas, penyebab yang menjadi pemicu buruknya hubungan Arab Saudi dan Amerika Serikat adalah serangan penembakan oleh petugas Pasukan Udara Arab Saudi.

Akibat serangan yang dilakukan oleh Pasukan Udara Arab Saudi ini tiga orang dilaporkan meninggal pada peristiwa yang terjadi pekan lalu tersebut.

Setelah kejadian itu, Kamis 12 Desember 2019 Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat mengunjungi pangkalan udara Angkatan Laut AS di Florida, guna menyampaikan belasungkawa atas serangan penembakan.

 

Peristiwa tersebut semakin memperumit hubungan AS-Arab Saudi sekaligus memicu Pentagon menghentikan pelatihan bagi sekitar 850 personel militer Arab Saudi hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai bagian dari "masalah keamanan".

Duta Besar Saudi, Putri Reema binti Bandar Al Saud, menemui sejumlah anggota komando Pangkalan Angkatan Laut Pencasola.

"dan kembali mengecam serangan mengerikan ini," kata Kedutaan Besar Arab Saudi seperti dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Baca Juga: Setelah Menindak Garuda Indonesia, Kini Erick Thohir Pelototi Pertamina

Guna mempercepat penyelidikan terhadap kasus penyerangan tersebut, dia mangatakan siap memberikan bantuan untuk bisa segera menuntaskan kasusnya.

"bantuan apa pun untuk mempercepat penyelidikan," ujarnya.

Anggota Pasukan Udara Arab Saudi Mohammed Saeed Alshamrani dikatakan oleh FBI sebagai pelaku tunggal ketika memberondong peluru ke markas tersebut.

Selain menewaskan tiga orang, serangan tersebut juga mengakibatkan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.Mohammed Saeed Alshamrani  yang merupakan Letnan Dua berusia 21 tahun itu tewas di tangan deputi sherif.

Namun, sekitar belasan personel militer Saudi yang mengenal Alshamrani ditahan di markas tersebut dan sedang bekerja sama dalam penyelidikan, menurut Pentagon, Kamis.

Pentagon mengatakan personel militer Saudi memiliki akses ke instruksi ruang kelas, makanan, staf medis, imam militer AS dan pejabat komandan mereka..(Jft/PR)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...