23 July 2019

Partai Sayap Kanan Jerman Tuntut Tutup dan Hentikan Pembangunan Masjid

Konfrontasi - Partai sayap kanan Jerman yang juga dikenal anti-imigran, Alternatif for Germany (AfD) menuntut pembangunan masjid dihentikan atas alasan Islam bukan untuk negara itu.

Cabang partai di Lower Bavaria menyusun dokumen kebijakan baru yang mengusulkan penutupan semua masjid yang beroperasi atau sedang dalam pembangunan di Jerman,  kelompok media Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND) melaporkan.

Dalam dokumen setebal 45 halaman itu, 'The Courage to take Responsibility', menjelaskan, penutupan semua masjid termasuk menghentikan pembangunannya disebabkan  Islam melanggar Konstitusi dan bukan untuk Jerman. Kebebasan beragama di Jerman harus ada batas kewajaran.

"Masjid bukan saja mempromosikan salat wajib tetapi menyebarkan ajaran Islam bertujuan menepis arah legislatif," demikian isi dokumen yang dilansir IB Times pada Rabu (30/3/2016).

Pada saat sama, dokumen kontroversial itu mengklaim al-Quran dipenuhi dengan 'kebohongan dan penipuan' dan Islam sudah menguasai 57 dari 190 negara di dunia.

Selain menetang pembangunan mesjid, partai ini juga menyerukan pelarangan burqa dan niqab di tempat umum.

Pemimpin AFD di Bavaria, Petr Bystron, memberitahu RND bahwa  dia tidak mendukung manifesto itu.

Retorika anti-Muslim merebak setelah pengungsi dari Suriah dan negara-negara lain dari Timur Tengah dan Afrika memadati negara-negara Eropa dalam beberapa bulan terakhir, memicu kekhawatiran yang meluas tentang akan mengubah keyakinan penduduk benua Biru tersebut. (tmp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...