21 November 2017

Para Demonstran di Hong Kong Cemooh Bendera Cina

KONFRONTASI-Pendemo Hong Kong menilai Hari Kemerdekaan Cina hari ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan jumlah massa yang semakin besar dalam mendukung demokrasi. Salah satu pemimpin demo, Joshua Wong, bahkan mengajak sekitar 30 orang untuk berpaling dari bendera Cina yang sedang dikibarkan.

Aksi itu pun diikuti oleh puluhan pendemo lainnya yang menyoraki bendera merah Cina yang dikibarkan oleh helikopter.

"Ini untuk menunjukkan ketidaksetujuan kami terhadap Partai Komunis Cina, terutama untuk keputusan yang dibuat pada reformasi politik di Hong Kong," kata Wong, seperti dilaporkan USA Today, Selasa, 30 September 2014.

Dengan Hari Kemerdekaan yang juga jadi hari libur nasional, Wong berharap akan makin banyak warga yang bergabung dengan lebih dari seratus ribu orang yang sudah tumpah ruah ke jalan. Akibat aksi demo ini, pejabat Cina juga membatalkan acara kembang api yang biasanya dinyalakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan.

"Di hari libur pada Hari Kemerdekaan, saya biasanya bersantai dengan keluarga. Namun dengan adanya acara penting ini, banyak warga yang ikut demo untuk menunjukkan protes. Bukan hanya kepada pejabat Hong Kong, tetapi juga kepada pemerintah Cina," kata Ken Tong, seorang pendemo.

Meski tanpa kembang api, pemerintah Cina tetap menggelar upacara bendera. Dalam deretan para pejabat, Leung Chung-yi, Kepala Eksekutif Hong Kong, termasuk dalam peserta upacara. Saat itu pula para pendemo berteriak dari balik barikade polisi dan meminta Chung-yi untuk mundur.

Di saat bersamaan, Wong mengajak sejumlah pendemo pro-demokrasi untuk menolak upacara pengibaran bendera di Golden Bauhinia Square di Hong Kong. Tangan Wong dan ratusan pengikutnya terangkat ke atas membentuk tanda silang sebagai "penolakan pemerintahan Cina".(tmp)
 

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...