24 January 2018

Ovidio Gonzalez (70) Jalani "Euthanasia" Pertama di Kolombia Secara Legal

KONFRONTASI - Seorang pria berusia 79 tahun menjadi orang Kolombia pertama yang menjalani euthanasia secara legal.

Ovidio Gonzalez menderita kanker tenggorokan stadium akhir dan menderita rasa sakit yang parah.

Gereja Katolik Kolombia telah mengatakan euthanasia secara moral tidak dapat diterima dan mengancam akan menutup rumah sakit di negara itu yang menjalankan tindakan tersebut.

Kolombia merupakan satu dari sedikit negara di dunia, dan satu-satunya di Amerika Latin, yang mengijinkan pengakhiran hidup atau euthanasia.

Pendampingan untuk bunuh diri tersebut disetujui oleh Mahkamah Konstitusi pada 1990an. Tetapi tidak ada prosedur yang telah disusun karena kebijakan itu belum diterapkan.

Hanya saja pada Mei lalu, kementerian kesehatan melakukan campur tangan dan menyusun sebuah pedoman bagi rumah sakit.

Publikasi yang minim

Gonzalez meninggal di sebuah klinik di bagian barat kota Pereira, setelah melakukan upaya hukum.

Anak laki-lakinya Julio Cesar merupakan salah satu kartunis yang bekerja di koran terlaris di Kolombia El Tiempo.

"Ayah saya menerima berita (bahwa prosedur telah disetujui) dengan rasa lega," jelas Gonzalez, yang lebih dikenal dengan nama penanya Matador atau Sang Pembunuh.

"Sangat disayangkan harus berakhir seperti ini. Ayah saya memiliki hak untuk meninggal dengan publikasi yang minim," jelas dia.

Euthanasia merupakan masalah yang kontroversial bagi negara yang menganut Katolik Roma.

Sejumlah kritik disampaikan karena kebijakan itu tidak didukung oleh Kongres.(Juft/BBC)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...