22 August 2019

Ngeriii... Arab Saudi Terancam Bangkrut

KONFRONTASI - Analis terkemuka Arab, Abdel Bari Atwan menilai Arab Saudi saat ini berada di tepi jurang kebangkrutan. Abdel Bari Atwan dalam editorialnya di koran Rai Alyaoum cetakan London hari Kamis (13/8) menulis, "Arab Saudi saat ini berada dalam kondisi ekonomi yang mengerikan, karena manajemen keuangan yang buruk, anggaran yang tidak terarah, dan kontrak besar pembelian senjata dengan motif politik dan alasan lainnya. Tampaknya, negara ini akan bangkrut."

Menurut Atwan, riset-riset di Barat mengindikasikan pada November 2014, Arab Saudi mengambil resiko berbahaya dengan tujuan memukul perekonomian Iran dan melemahkan Rusia, yang mendukung pemerintah Suriah.

Keputusan Riyadh tersebut menyebabkan harga minyak merosot tajam hingga 55 persen. Tapi hasil yang diterima Arab Saudi justru terbalik dari targetnya.

Analis Arab ini mengungkapkan sejumlah faktanya. Tahun ini, Arab Saudi menghadapi defisit anggaran mencapai lebih dari 145 milyar dolar. Selama enam bulan lalu, Riyadh menghadapi masalah keuangan pelik.

Penulis Arab ini dalam tulisannya memaparkan kalkusi para ahli mengenai perang terbaru di Yaman yang disulut Arab Saudi telah mengeruk dana mencapai 45 milyar dolar. Angka tersebut, belum termasuk kemungkinan kerugian yang menimpa Saudi.

Sekitar tiga juta warga Saudi saat ini menerima subsidi pengangguran. Hal ini bermakna sekitar tiga juta orang menggangur. Dari jumlah tersebut, kebanyakan adalah angkatan kerja muda.

Di penghujung tulisannya, Abdel Bari Atwan mengusulkan supaya Riyadh menerapkan kebijakan non-interventif yang dijalankan raja Faisal di tahun 1945. Menurutnya, kebijakan Riyadh harus menrapkan periode raja Faisal.[ian/irb]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...