18 June 2019

Negeri Beruang Merah Kecam Ancaman Nuklir Korut

KONFRONTASI-Korea Utara diminta tidak bersikap provokatif. Demikian sikap Negeri Beruang Merah Rusia. Selain itu, Rusia juga turut mengecam ancaman Kim Jong Un, pemimpin Korut yang akan melancarkan serangan nuklir ke Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa 8 Maret 2016, Rusia meminta Kim untuk tenang. "Kami menilai pernyataan Korut yang mengancam para musuhnya dengan serangan nuklir, benar-benar tidak pantas dan tidak dapat diterima dengan alasan apapun," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

AS dan Korsel telah memulai latihan militer bersama Senin 7 Maret 2016 lalu. Latihan akbar ini mendapatkan pernyataan kecewa dari pemerintahan Tiongkok. Tiongkok menilai hal itu memicu konflik di tengah situasi yang memanas.

Latihan bersama tersebut diikuti 300.000 tentara Korsel dan 17.000 tentara AS. Latihan tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara. Otoritas militer dari kedua negara mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan respons mereka untuk mengantisipasi perang nuklir dan serangan lainnya.

Otoritas Kementrian Pertahanan Korsel mengatakan bahwa pihaknya telah memberitahu Korut soal latihan tersebut. Masih kata otoritas Korsel, usai memberitahu Korut soal latihan militer terbesar di Korea tersebut, pihaknya tak ada respons berarti. Latihan militer bersama yang digelar di Korsel tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Namun, untuk latihan kali ini, jumlah personelnya sangat banyak.[mr/pr]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...