22 September 2019

Minimalisir Imigran Gelap, Trump Bakal Bangun Tembok Besar

Konfrontasi - Donald Trump kembali mengungkapkan rencannya membangun dinding besar untuk menghalau arus migran ilegal yang masuk ke Amerika Serikat (AS).

Dalam pidatonya, setelah resmi terpilih jadi Calon Presiden (Capres) AS yang sudah resmi mewakili Partai Republik, Trump menyinggung persoalan imigran. Dia melontarkan solusi untuk membendung masuknya gelombang imigran ilegal.

Menurut Trump, tingginya angka kriminalitas tidak lepas dari banyaknya imigran ilegal yang masuk ke AS, terutama tetangga di selatan AS, Meksiko.

"Kita tidak menginginkan mereka (imigran) di negara kita. Saya hanya ingin mengakui individu-individu yang masuk ke negara kita dan mendukung nilai-nilai negara kita, serta mencintai masyarakat kita," seru Trump berapi-api.

"Kita akan membangun sebuah tembok besar perbatasan, untuk menyetop imigran ilegal," tambahnya, sebagaimana diwartakan NBC News.

Pria berambut pirang itu juga mengungkapkan bukti bahwa imigran ilegal tidak hanya jadi masalah dalam kemasyarakatan, tapi juga ancaman nyata.

"Kami mendengar dari tiga orangtua yang anak-anaknya dibunuh oleh para imigral ilegal. Mereka tiga perwakilan yang berani bicara dari ribuan lainnya," tambah Trump.

"Dari dekade ke dekade, catatan imigrasi juga menciptakan upah rendah dan meningkatnya pengangguran bagi warga kita, terutama akibat (masuknya) pekerja Afrika-Amerika dan Latin. Rencana saya, berbanding terbalik dengan kebijakan imigrasi yang berbahaya dari Hillary Clinton," pungkasnya sinis. (bola/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...