6 December 2019

Militan ISIS Saling Bunuh, Ngeri

KONFRONTASI - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengeksekusi mati anggotanya sendiri yang terluka untuk mencegah bocornya informasi dari mulut mereka. Proses eksekusi mati itu mereka sebut dengan "Kematian Rahmat".

Situs berita Irak, Sumaria News (29/9) melaporkan, salah satu sumber keamanan Irak, Ahad (28/9) dengan bersandar kepada informasi-informasi akurat mengabarkan tentang kekhawatiran ISIS atas kemungkinan bocornya informasi dari anggota-anggotanya yang terluka.

Sumber itu mengatakan, "Kelompok teroris ISIS mengeksekusi mati anggota-anggotanya yang terluka di wilayah Hamreen, Utara Muqdadiya dan Haudh Al Azeem, Provinsi Diyala, Timur Irak dengan maksud untuk mencegah bocornya informasi."

ISIS membunuh sebagian anggotanya yang terluka parah dalam pertempuran langsung melawan militer Irak.

Terkait masalah ini, Ahmad Sadak Al Dulaimi, Komandan kepolisian Provinsi Al Anbar, Barat Irak, Ahad (28/9) mengumumkan, "Aparat kepolisian Irak dengan bantuan kelompok-kelompok suku dalam pertempuran melawan anasir-anasir teroris ISIS di wilayah Al Tash dan Albu Ali Jassim di Ramadi, Provinsi Al Anbar berhasil menewaskan 82 teroris."

Operasi militer untuk membersihkan Provinsi Al Anbar dan Salahuddin dari anasir-anasir teroris ISIS terus berlanjut.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...