24 May 2017

Merkel dan Hollande Berikan Usul Kepada Kremlin

Konfrontasi - Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Francois Hollande akan bertolak ke Moskow pada Jumat (Sabtu WIB) untuk membahas rencana perdamaian di Ukraina yang selama satu tahun terakhir dilanda kekerasan separatis.

Sebelumnya, Merkel dan Hollande telah berbicara dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Kamis malam.

Di Moskow, dua pemimpin Eropa itu akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang dinilai oleh sejumlah negara Barat sebagai dalang di balik pemberontakan pro-Kremlin di Ukraina.

Upaya diplomasi dilakukan demi mengakhiri ketegangan Rusia dengan Barat yang sempat memanas sejak berakhirnya Perang Dingin, kejadian tersebut muncul hampir bersamaan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke Kiev, ketika Washington tengah mempertimbangkan untuk mempersenjatai Ukraina dalam mengatasi pemberontakan di wilayah timur.

Beberapa pekan terakhir, ratusan warga sipil tewas di Ukraina timur saat pihak gerilyawan melanggar kesepakatan gencatan senjata dan mulai menyerang wilayah yang dikuasai oleh pasukan pemerintah.

Sebelum berangkat ke Moskow, Hollande mengatakan bahwa dia dan Merkel akan "mengusulkan solusi baru untuk konflik berdasarkan integritas wilayah Ukraina." Hingga kini hanya sedikit yang bisa diketahui mengenai solusi baru yang dimaksud oleh Hollande. Namun, pihak Kiev pun masih relatif mengunci mulut pasca-pecahnya kesepakatan gencatan senjata.

Menurut surat kabar Jerman Sueddeunsche Zeitug, usulan Merkel dan Hollande akan memungkinkan perluasan daerah otonomi yang lebih luas bagi wilayah yang kini dikuasai oleh gerilyawan Ukraina. (viva)

Category: 

loading...


News Feed

Loading...