19 November 2019

Konflik Negara Islam Penyebab Rentannya Kaum Agama Minoritas

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Jumat (27/3) mengatakan pemeluk agama minoritas tetap sangat rentan sebab kelompok yang berafiliasi pada Negara Islam (IS) mengincar mereka dan menyerang tempat agama di Libya.

Ban mengeluarkan pernyataan tersebut dalam debat terbuka Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai korban serangan dan pelecehaan terhadap etnik atau dengan dasar agama di Timur Tengah. Ia mengatakan semua pihak utama di Libya harus secepatnya mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik untuk mencegah negeri itu "jatuh ke tangan" kelompok teror.

Ban, yang juga berbicara penderitaan masyarakat minoritas di Irak dan Suriah, ia mengatakan, "Kita harus menghindari tindakan menyoroti perbedaan dan menegaskan kembali semua nilai keragaman dan hidup berdampingan secara damai."

"Semua pemerintah dan pihak memiliki tanggung-jawab utama dalam melindungi kelompok minoritas --tapi kita harus terlibat dengan mitra di dalam masyarakat sipil, pemimpin kepercayaan dan orang lain yang berpengaruh, termasuk pelaku regional dan yang lain," kata Ban, sebagaimana dikutip Xinhua, Sabtu (28/3).

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius menghadiri debat tersebut dan belakangan memperingatkan dalam satu kalimat di Markas Besar PBB di New York bahwa ada bahaya yang nyata untuk masyarakat minoritas di Timur Tengah "mungkin sepenuhnya musnah". (mg/ant)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...