23 August 2019

Komentar Rasis Trump Berbuah Kutukan Kongres AS

KONFRONTASI-DPR AS telah memilih untuk mengutuk Donald Trump karena berkomentar rasis tentang empat wanita kongres.

Pemungutan suara, dilakukan setelah presiden AS mengatakan kepada para wanita tersebut, untuk kembali dan membantu memperbaiki tempat-tempat yang benar-benar rusak dan penuh kejahatan di tempat asal mereka.

Mereka berempat adalah Alexandria Ocasio-Cortez dari New York, Ilhan Omar dari Minnesota, Ayanna Pressley dari Massachusetts dan Rashida Tlaib dari Michigan, adalah warga negara AS dan tiga di antaranya lahir di AS.

DPR, yang dikendalikan oleh Demokrat, memberikan suara 240-187 untuk mendukung resolusi "mengutuk komentar rasis Presiden Trump terhadap anggota kongres.

"Kami sangat mengecam komentar rasis Presiden Donald Trump yang telah melegitimasi dan meningkatkan ketakutan dan kebencian terhadap orang Amerika baru dan orang kulit berwarna," ucap perwakilan Republik dilansir Sky news, Rabu (17/7/2019).

Ia menambahkan bahwa komentar Trump "Bukan suara kongres atau Amerika Serikat".

Sheila Jackson Lee meminta DPR untuk mendukung gerakan mengutuk Presiden Trump sebagai rasis

Pernyataan Trump memicu kemarahan selama tiga hari tetapi dia tidak mundur, malah membalas dengan berkicau bahwa "Setiap anggota Kongres yang tidak senang dengan AS dapat pergi.

Demokrat John Lewis dari Georgia, yang terluka parah pada pawai hak-hak sipil Minggu Berdarah 1965 di Selma, Alabama, termasuk di antara mereka yang berbicara mendukung pemilihan.

Dia mengatakan kepada DPR: "Saya tahu rasisme ketika saya melihatnya. Pada tingkat pemerintahan tertinggi, tidak ada ruang untuk rasisme." (mr/poskt)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...