16 December 2019

Kenapa AS Tak Boikot Penjualan Minyak Curian ISIS?

KONFRONTASI -  Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mendesak masyarakat internasional untuk mencegah penjualan minyak oleh kelompok teroris ISIS.

IRNA (28/11) mengutip stasiun televisi nasional Rusia, melaporkan, Menlu Rusia, Kamis (27/11) kepada media mengatakan, "Kami berharap Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan usulan-usulannya untuk mencegah penjualan minyak Suriah dan Irak oleh kelompok teroris ISIS."

Ia menambahkan, "Rusia di Dewan Keamanan PBB berusaha untuk menghentikan penjualan minyak oleh ISIS."

Lavrov juga menegaskan pentingnya sikap negara-negara dunia untuk tidak membeli minyak-minyak yang dijual ISIS dan upaya internasional guna menghadapi penyelundupan minyak oleh kelompok teroris itu.

Media-media Rusia mengabarkan, ISIS menjual setiap barel minyak seharga 20 dolar AS, dan dengan jalan ini setiap hari ia bisa meraup keuntungan hingga dua juta dolar AS.

Moskow terkait hal ini menganggap Amerika Serikat bertanggung jawab atas meluasnya penyelundupan minyak oleh ISIS. Moskow juga menuduh Washington tidak memerangi para teroris ISIS.

Ketua Komisi Internasional Majelis Rendah Rusia (Duma) baru-baru ini mempertanyakan keengganan Amerika memboikot minyak-minyak kelompok teroris ISIS.

Aleksey Pushkov menulis, "Amerika mengetahui bahwa kelompok teroris ISIS menjual minyak-minyak curian ke beberapa negara kawasan seperti Turki dan Yordania." [irb/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...