25 February 2020

Keamanan Nigeria Tangkap 20 Pemimpin Boko Haram

Konfrontasi - Badan keamanan Nigeria mengatakan pada Minggu (Senin WIB) telah membuat terobosan signifikan dalam memerangi Boko Haram dengan menangkap 20 anggota terkemuka dari kelompok militan Islam yang dituduh mendalangi serangan mematikan.

Presiden Muhammadu Buhari telah membuat prioritas untuk menghentikan pemberontakan Boko Haram dalam enam tahun tetapi penghitungan dari Reuters menunjukkan militan telah menewaskan lebih dari 700 orang di Nigeria dalam serangan bom dan penembakan sejak ia memimpin negaranya tersebut pada 29 Mei lalu.

Dalam kekerasan terbaru, sekitar 56 orang tewas oleh kelompok bersenjata yang diduga dilakukan Boko Haram di sebuah desa di timur laut Negara Bagian Borno pada Jumat (28/8) malam, Gubernur Negara Bagian Borno Kashim Shettima mengatakan pada Sabtu (29/8) malam.

Kementerian Pelayanan Negara (DSS) mengatakan pada Minggu bahwa 20 "komandan terkenal dan anggota garis terdepan" dari kelompok jihad telah ditangkap di beberapa negara bagian seperti Lagos, Kano, Plateau, Enugu, dan Gombe antara 8 Juli dan 25 Agustus tahun ini.

DSS mengatakan telah menangkap orang yang dicurigai mengkoordinasikan serangan awal tahun ini di kota-kota utara antara lain Potiskum, Kano, dan Zaria serta pusat kota Jos serta menambahkan bahwa sejumlah dari mereka telah membuat pengakuan.

"Hal ini dilakukan untuk mengejar dan mengumpulkan komandan terkemuka dan anggota garis terdepan dari kelompok terkenal kejam itu dari berbagai wilayah di Nigeria," kata Juru Bicara DSS Tony Opuiyo dalam sebuah pernyataan.

Menyelanggarakan tugas secara detil yang tidak biasa, DSS mengatakan bahwa salah satu dari mereka yang ditangkap, Usman Shuaibu telah mengaku memimpin tim dari sembilan gerilyawan yang merencanakan beberapa serangan.

Sementara yang Lainnya dituduh memerintahkan serangan, mempersiapkan bom ,dan mengikat bahan peledak untuk melakukan bom bunuh diri.

"Penangkapan Usman Shuaibu, atau dikenal dengan Money dan anggota-anggota inti dari markas miliknya berawal dari serentetan pemboman oleh sekte ekstremis itu," kata Opuiyo.

Kampanye Boko Haram untuk menciptakan sebuah negara mengikuti hukum Islam yang ketat di timur laut negara yang paling padat penduduknya di Afrika itu telah menyebabkan ribuan orang tewas dan memaksa sekitar 1,5 juta orang meninggalkan rumah mereka sejak 2009.

Para pemberontak yang telah terpencar awal tahun ini setelah pasukan pemerintah melakukan serangan ofensif, namun mereka telah kembali lagi dengan strategi serangan selektif dengan membom atau menembaki sasaran di tempat-tempat umum seperti pasar dan tempat ibadah.

Opuiyo mengatakan penyebaran geografis penangkapan menunjukkan militan bergerak melampaui target yang biasa mereka lakukan di timur laut ke daerah lain, termasuk negara Lagos.

Pada Sabtu (29/8), DSS mengatakan telah menemukan sebuah markas mata-mata yang dijalankan oleh militan di bandara internasional di ibu kota Abuja, tampaknya ditujukan untuk memilih target serangan.

Buhari telah bekerja sama dengan negara-negara tetangga lainnya untuk mendirikan sebuah satuan tugas gabungan militer regional dengan kekuatan 8.700 personel untuk melawan pemberontakan tersebut. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...