21 September 2019

Kantor Pengacara Digeledah FBI, Trump Murka

KONFRONTASI-Badan Intelijen Federal Amerika Serikat, FBI, menggeledah kantor dan kediaman pengacara pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Michael Cohen, Senin (9/4). Penggeledahan tersebut membuat Trump murka dan menyebutnya sebagai sebuah penghinaan.

Salah seorang sumber CNN menyatakan dalam penggeledahan di rumah Cohen, sejumlah dokumen yang disita adalah informasi terkait Stephanie Clifford. Clifford, yang lebih dikenal dengan nama Stormy Daniels, adalah aktris porno yang diduga berselingkuh dengan Trump pada 2006. Dugaan itu telah dibantah Gedung Putih.

Sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan surat perintah penggeledahan mengatur penyitaan barang yang sangat luas. Sumber lain menyebut yang disita termasuk catatan bank.

Stephen Ryan, pengacara Cohen dalam sebuah pernyataan mengatakan Kantor Kejaksaan AS Distrik Selatan New York telah melaksanakan 'serangkaian perintah penggeledahan' termasuk di kantornya, dan 'menyita komunikasi istimewa' antara Cohen dengan klien-kliennya.

Trump mengecam penggeledahan itu sebagai 'situasi penghinaan' dan 'serangan terhadap negara kita'. Pejabat Gedung Putih menyatakan Trump menyaksikan berita penggeledahan itu di televisi dan dia mengetahui soal itu sebelum tersiar di media massa.

Penggeledahan terhadap Cohen juga dilakukan di Hotel Loew's Regency, dimana dia tinggal. Sumber CNN menyatakan diperkirakan belasan agen FBI terlibat dalam penggeledahan.

Lihat juga: Jaksa Periksa Elite Kaya Rusia Terkait Kolusi Trump

Menurut Ryan, penggeledahan tersebut tidak pantas dan tidak perlu. Dia menambahkan bahwa Kejaksaan Federa telah menyatakan penggeledahan itu sebagian dari rujukan dari kantor Penasihat Khusus Robert Mueller.

"Saya diberi tahu Kejaksaan bahwa aksi New York, sebagian adalah rujukan Kantor Penasihat Khusus, Robert Mueller," kata Ryan dalam pernyataannya. Dia menyatakan penyitaan dokumen komunikasi rahasia antara pengacara dan kliennya seharusnya tidak perlu dilakukan.

"Taktik pemerintah juga salah karena Cohen sepenuhnya bekerja sama dengan seluruh entitas pemerintah, termasuk memberikan ribuan dokumen ke Kongres dan memberikan deposisi di bawah sumpah," kata Ryan.

Sumber yang dekat dengan Gedung Putih memperingatkan bahwa keputusan Mueller dapat mendorong Trump untuk mengambil tindakan terhadap Kantor Penasihat Khusus.

Penggeledahan di rumah Cohen disambut Trump dengan murka. Dia menyatakan bahwa agen federal menerobos masuk ke kantor pengacara pribadinya itu sebagai sebuah penghinaan.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...