21 June 2019

Israel Persoalkan Kehadiran Militer Rusia di Suriah

KONFRONTASI-Kehadiran Militer Rusia di Suriah dipersoalkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.

Netanyahu mengatakan pertemuan pada Senin (21/9/2015) itu bertujuan untuk menghindari pertempuran secara tidak sengaja antara pasukan Israel dan pasukan Rusia di Suriah.

Rusia telah menempatkan sejumlah personel di Rusia guna membantu pemerintah Suriah, sedangkan Israel melancarkan serangan terhadap kelompok-kelompok militan di sana.

Sebagaimana dilaporkan oleh wartawan BBC masalah Timur Tengah Alan Johnston, Israel merasa terancam keamanannya dari sejumlah elemen bersenjata yang beroperasi di Suriah, seperti kelompok Lebanon Hisbullah.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Israel kadang-kadang melancarkan serangan udara ke Suriah.

Dalam pertemuan Putin menegaskan bahwa aksi Rusia di Timur Tengah akan selalu "bertanggung jawab".

Keterlibatan langsung Rusia di Suriah sebelumnya diprotes oleh Amerika Serikat. Negara itu curiga Rusia sebenarnya bersiap-siap bertempur bersama pasukan pemerintah.

Namun pemerintah Rusia menandaskan dukungan militer bagi Suriah sudah sesuai dengan kontrak pertahanan yang masih berlaku antara kedua negara.[MR/PR]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...