28 February 2020

Israel akan Terus Kontrol Zona udara Tepi Barat

Perdana menteri rezim Zionis Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, Tel Aviv akan melanjutkan dominasi keamanannya di Tepi Barat, sebab, penghentian dominasi dan kontrol ini berarti "kematian" bagi Israel.

Benjamin Netanyahu mengungkapkan hal itu dalam tweetnya pada hari Kamis (9/3/2018) seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.

Ia menulis, mundurnya Tel Aviv dari Tepi Barat berarti menerima secara praktis tidak adanya kontrol Israel terhadap zona udara di wilayah tersebut.

Netanyahu menambahkan, mengingat jarak Tepi Barat hingga Bandara Ben Gurion hanya 10 detik, maka mundurnya Israel dari wilayah tersebut berarti menyiapkan ruang untuk terbentuknya ancaman terhadap pesawat-pesawat Israel.

PM rezim Zionis menegaskan, Israel tidak hanya akan mempertahankan kontrol keamanannya terhadap zona udara Tepi Barat, namun juga zona darat di wilayah ini.

Pada tahun 1967, Isreal mengalahkan negara-negara seperti Mesir, Suriah dan Yordania dan menduduki Tepi Barat, timur al-Quds, Dataran Tinggi Golan dan Sinai di Mesir.

Sajak tahun  itu hingga sekarang, rezim Zionis telah mengeluarkan biaya sebesar 20 miliar dolar untuk membangun distrik-distrik Zionis di Tepi Barat dan al-Quds.

Dewan Keamaan PBB pada bulan Desember 2016 mengecam kelanjutan pembangunan distrik-distrik Zionis di wilayah Palestina pendudukan dan menuntut penghentiannya, namun tuntutan tersebut tidak dihiraukan oleh Israel.[ian/pars]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...