22 August 2019

ISIS Tembak Jatuh Drone Amerika Lewat Selembar Kain

Konfrontasi - Kelompok Militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) militer Amerika Serikat seharga belasan juta dolar yang berpatroli di jalanan Kota Raqqa, Suriah.

Jatuhnya drone mahal itu tidak lepas dari tindakan warga ibu kota ISIS yang membuat tameng bagi mereka. Drone militer AS bernama MQ-9 Reaper tersebut seharga US $ 17 juta atau sekitar Rp 22,4 miliar.

Setelah mendapat ancaman drone, milisi ISIS kemudian memaksa warga sipil membentangkan kain guna menutupi mereka. Hal itu dilakukan agar dapat mengecoh MQ-9 Reaper milik militer Amerika.

Menurut Daily Mail, kepala keamanan ISIS mengeluarkan surat kepada penduduk pada awal pekan ini yang isinya mewajibkan semua penduduk membayar uang sebesar 6 pound sterling (Rp 115 ribu) untuk memasang lembaran kain guna menutupi setiap jalan di Kota Raqqa.

"Kami menyerukan setiap rumah harus membayar 2.000 pound Suriah (6 pound sterling Inggris) untuk memasang kain pelindung, di beberapa jalan utama untuk mencegah pesawat mata-mata," katanya, seperti dilansir Daily Mail, pada Kamis (28/4/2016).

Steve Warren, perwira militer Amerika, mengatakan taktik tersebut pernah digunakan ISIS, tapi ia tidak mengatakan apakah itu efektif. "Mereka telah menggunakan taktik ini selama satu tahun. Pernah digunakan di Ramadi dan di tempat lain. Mereka juga menggunakan terowongan," tuturnya.

Serangan pesawat tak berawak adalah taktik yang umum digunakan Amerika dan sekutu dalam pertempuran melawan ISIS, terutama di sekitar Raqqa.

Awal bulan ini, terungkap bahwa kepala algojo kelompok teror ini, Jihadi John, tewas dalam serangan pesawat tak berawak. Karena kekuatan serangan tersebut begitu dahsyat, jenazah John hancur dan sulit dikenali. (tmp/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...