22 August 2019

ISIS Sabotase Senjata AS, Pentagon Malu Akui Kesalahan

Konfrontasi – Militan Islamic State (IS) atau ISIS mengejutkan pemeritah Amerika Serikat. Pasukan ISIS berhasil merampok senjata perang milik pasukan militer operasi gabungan AS.

Juru bicara Pentagon Laksamana John Kirby mengakui ISIS merilis video yang memamerkan senjata jarahan. Namun, dirinya belum yakin ratusan senjata tersebut berasal dari tentara AS.

"Kami masih melihat dan mempelajari keaslian video tersebut, Jadi, sejujurnya, saya tidak tahu apakah itu salah satu dari senjata yang dijatuhkan atau bukan." jelasnya, Kamis (23/10).

Sebelumnya, tentara AS menjatuhkan amunisi melalui udara untuk pejuang Kurdi di Kobane, Syria. Sebanyak 28 paket senjata dikirimkan berisi amunisi, senjata, alat-alat medis, serta obat melalui tiga unit pesawat C-130.

ISIS berhasil mencuri satu paket dan mengunggah ke video internet. Militan ISIS mendapatkan granat dan peluncur roket. ISIS juga pernah berhasil menguasai 7 tank MI Abrams dari tiga pengkalan militer Ieak di Anbar. Saat ini, pemerintah AS masih gencar menggempur ISIS meski menghabiskan dana hampir USD 424 juta dollar.

“Kami yakin mayoritas bundel senjata berada di tangan yang tepat. Namun, faktanya, kami khawatir satu bundel tidak berada di tangan pejuang Kurdi,” lanjutnya.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...