13 December 2019

Iran, Suriah dan Irak Siap Bekerja Sama Lawan IS

Konfrontasi - Menteri luar negeri Iran, Suriah dan Irak bertemu di Teheran, Selasa (9/12), mengatakan akan terus bekerja sama melawan kelompok garis keras Muslim Sunni, kata media Suriah dan laporan media pemerintah Iran.

Iran mendukung berat Presiden Suriah Bashar al-Assad selama perang saudara di negaranya tiga tahun dan juga mengakui mengirimkan penasihat militer ke Irak untuk membantu tentara Irak dalam pertempuran melawan pejuang Negara Islam (IS).

Namun, pihaknya bukan bagian dari koalisi pimpinan AS melakukan serangan udara terhadap gerilyawan Muslim Sunni garis keras yang mengontrol sejumlah bagian luas Suriah dan Irak, dan telah meragukan alasan Washington untuk meluncurkan serangan.

Para menteri luar negeri Irak dan Suriah menghadiri konferensi di Teheran mengenai kekerasan dan ekstremisme, menurut laporan media lokal, mengambil keuntungan dari kesempatan untuk mengadakan pembicaraan segitiga yang langka dengan rekan Iran mereka, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.

"Pada akhir pertemuan ... mereka menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi akan terus dilanjutkan, terutama dalam berjuang menghadapi Da'esh dan Front al-Nusra dan organisasi teroris lainnya," kata televisi pemerintah Suriah, merujuk langsung kepada IS dan Al Qaeda cabang Suriah.

"Iran selalu berdiri dengan rakyat Suriah dan Irak sejak awal untuk melawan ancaman ini. Dukungan kami akan selalu terus," kata Zarif. (rol/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...