22 September 2019

Intelijen AS: Militan ISIS di Libya Meningkat Dua Kali Lipat

Konfrontasi - Intelijen Amerika Serikat (AS) saat ini memperkirakan bahwa jumlah pejuang ISIS di Libya berjumlah antara 4.000 sampai 6.000. Jumlah tersebut terhitung dua kali lipat dari tahun lalu, ujar komandan tertinggi militer AS di Afrika.

“Komunitas intelijen memperkirakan jumlah pejuang ISIS di Libya sekira 4 sampai 6.000," ujar komandan AS Africa Command, Jenderal David Rodriguez, sebagaimana dikutip dari CNN, Sabtu (9/4/2016).

Jumlah tersebut bertambah dua kali lipat dalam 12 sampai 18 bulan terakhir ini. Semenjak dilanda aksi kekerasan sejak jatuhnya Muammar Gaddafi pada tahun 2011, Libya menjadi pusat perkumpulan bagi kelompok-kelompok militan.

Libya terbagi menjadi dua daerah pemerintahan satu di ibu kota Tripoli dan satu lagi di Timur sejak 2014.

Terkait hal ini, sebelumnya telah dicapai sebuah kesepakatan pada Desember 2015. PBB dan pemerintah Barat berharap dapat menyatukan kembali faksi-faksi bersenjata Libya untuk melawan ISIS dan menjadikan Libya sebagai negara yang lebih stabil.

Rodriguez mengatakan, banyak pejuang asing telah membanjiri Libya. Mereka berasal dari negara-negara Afrika Utara lainnya.

Di Libya, saat ini sudah terdapat kelompok militan yang telah berjanji setia kepada kelompok radikal ISIS. (oke/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...