21 July 2019

Hancurkan ISIS, 30 Negara Gelar Konferensi

KONFRONTASI-Upaya menghancurkan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terus digalang. Di Paris, Prancis, wakil dari 30 negara bertemu untuk membahas penumpasan ISIS yang juga disebut ISIL atau IS itu kemarin (15/9). Selain negara-negara Uni Eropa, hadir Qatar, Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, serta beberapa negara lain.

Tujuan utama konferensi tersebut adalah menyediakan bantuan militer yang memadai untuk Iraq. Dengan begitu, negara tersebut bisa menang saat bertempur melawan militan ISIS. Selain itu, pertemuan tersebut membahas dampak politik, keamanan, dan kemanusiaan saat dan pasca serangan terhadap ISIS.

"Pertempuran Iraq melawan teroris adalah pertempuran kita juga. Kita harus berkomitmen bersama (menghancurkan ISIS). Itu tujuan konferensi ini," tegas Presiden Prancis Francois Hollande saat membuka pertemuan.

Prancis kemarin juga menyatakan siap bergabung dengan serangan udara yang dipimpin AS di Iraq. Namun, serangan terhadap basis utama ISIS di Syria mungkin agak sulit. Sebab, pemerintah Syria tidak diakui AS dan sekutunya sehingga mereka tidak bisa bekerja sama. Hal itu berbeda dengan Iraq yang pemerintahannya ditunjuk AS setelah Paman Sam meninggalkan negara tersebut.

Pesawat mata-mata Prancis pun mulai terbang di Iraq kemarin. "Kami telah meminta izin kepada pemerintah Iraq untuk terbang di wilayah udara mereka," ujar Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius.

Selain 30 negara yang hadir dalam konferensi tersebut, ada negara-negara lain yang menawarkan bantuan untuk memerangi ISIS. Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengungkapkan, ada 40 negara yang sudah menawarkan diri membantu. Namun, dia tidak memerinci negara-negara tersebut.[MARX/JPN]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...