25 February 2020

Hadiah Natal dari ISIS ke Kristen Assyria

Konfrontasi - Kelompok ekstrimis Daulah Islamiyah Irak dan Al-Syam (ISIS) melakukan pembebasan terhadap 25 orang Kristen Assyria di hari Natal. Aksi itu dilakukan setelah negosiasi alot ditempuh gereja-gereja dengan ISIS.

Seperti dilansir Al-Arabiya, Sabtu (26/12/2015), ke-25 orang itu merupakan sandera ISIS yang ditangkap 10 bulan lalu. Mereka kebanyakan merupakan anak-anak beserta ibunya.

Menurut Osama Edward, direktur jaringan hak asasi manusia yang berbasis di Asyur, 25 orang Assyria itu merupakan bagian dari 230 orang Assyria lainnya yang ditangkap oleh ISIS setelah menyerbu penduduk Asyur, di tepi selatan Sungai Khabur, di Provinsi Suriah, timur laut Hassakeh.

25 Orang yang dibebaskan tersebut artinya menambah daftar pembebasan yang dilakukan ISIS terhadap 230 orang kristen Assyria menjadi 148 orang. Kini, ke-25 orang itu dilaporkan sudah tiba di kota Kristen Tal Tamr, Jumat kemarin, tepat perayaan Natal.

Diketahui, warga kristen Assyiria merupakan kelompok keagamaan di Suriah dan Irak yang menjadi sasaran ISIS. Warga kristen itu memang sudah lama menjadi target pelacakan lantaran telah dianggap musuh mereka di zaman modern Irak, Suriah, dan Turki seperti sekarang ini. (vv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...