24 February 2020

Filipina-Kanada Ribut Gara-gara Sampah

KONFRONTASI-Gara-gara sampah, Filipina menarik duta besarnya dari Kanada.

Hal ini akibat ketegangan yang meningkat terkait sampah yang dilabeli keliru sebagai 'bisa didaur ulang' namun ternyata tidak.

Menteri Luar Negeri Filipina mengatakan Kanada telah melewati tenggat tanggal 15 Mei untuk menarik kembali sampah yang mereka kapalkan pada tahun 2014.

Bulan lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan ia akan "berlayar ke Kanada dan membuang sampah itu di sana".

Berbagai laporan menyatakan sampah itu berjumlah beberapa puluh kontainer dipenuhi dengan sampah rumah tangga seperti misalnya popok bekas pakai.

"Tengah malam tadi, surat untuk memanggil duta besar dan konsul di Kanada sudah kami kirimkan," kata Sekretaris Kementrian Luar Negeri Filipina Teddy Locsin Jr dalam cuitannya di akun Twitter.

"Kanada telah melewati .. tenggat. Dan kami akan menarik misi diplomatik kami dari Kanada sampai sampah itu dikapalkan lagi ke sana."

Mr Locsin mengatakan yang memicunya untuk menarik diplomat mereka adalah kegagalan Kanada untuk muncul pada pertemuan dengan petugas bea cukai Filipina.

Ia juga mengirim cuitan ke Departemen Luar Negeri Filipina dan mengatakan, "Kepada diplomat kita di Kanada: Perintah sudah disampaikan. Terbang keluar segera."

Kedutaan Besar Kanada di Manila mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah "membuat penawaran untuk mengembalikan sampah Kanada" dan sedang bekerjasama dengan Filipina untuk "memastikan pengiriman kembali sesegera mungkin".

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...