12 November 2019

Duterte Ancam Usir Seluruh Diplomat Uni Eropa dalam 24 Jam, Ini Alasannya

Konfrontasi - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuding Uni Eropa mencampuri urusan dalam negeri negara itu. Duterte mengancam akan mengusir para diplomat Uni Eropa dalam waktu 24 jam.

Dia menuduh bahwa Eropa bersekongkol untuk mengeluarkan Filipina dari PBB, ia tidak memberikan bukti-bukti untuk ini.

Sebelumnya, seorang delegasi Barat mengkritik perang terhadap narkoba yang dilancarkan Duterte dengan penuh kekerasan. Namun juru bicara Uni Eropa kemudian mengatakan bahwa delegasi itu tidak mewakili blok mereka.

Dalam pidatonya, Presiden Duterte mengatakan: "Kami akan disingkirkan dari PBB? Kalian bajingan! Ayo coba saja."

"Kalian mencampuri urusan dalam negeri karena kami miskin, Kalian memberi uang dan kemudian mengatur apa yang harus dilakukan."

'Harus pergi dalam 24 jam'

Tentang para diplomat Uni Eropa, dia berkata: "Anda harus meninggalkan negeri saya dalam waktu 24 jam, Anda semua."

Dalam pidato itu ia melontarkan juga berbagai makian kasar. Namun dia tidak memberikan bukti untuk mendukung tudingannya bahwa pemerintah Uni Eropa berusaha agar Filipina dikeluarkan dari PBB.

Menanggapi pernyataan Duterte, juru bicara Uni Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kunjungan 'Delegasi Internasional Aliansi Progresif pada 8-9 Oktober lalu bukan merupakan sebuah 'misi Uni Eropa', sebagaimana yang secara keliru dilaporkan oleh beberapa media."

Dikatakan delegasi beranggotakan tujuh orang tersebut meliuputi perwakilan dari Swedia, Jerman, Italia, Australia dan Amerika Serikat.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...