23 August 2019

CIA dan Mossad Dalang Dibalik Pembunuhan Komandan Hizbullah

Konfrontasi - Central Intelligence Agency (CIA) dan badan intelijen Israel Mossad berada di belakang komplotan untuk membunuh komandan Hizbullah Imad Mughniyeh dalam satu serangan bom mobil tahun 2008 di Suriah, kata surat kabar Washington Post, Jumat (30/1).

Mengutip pernyataan para pejabat intelijen, surat kabar itu melaporkan bahwa CIA dan Mossad bekerja sama untuk membunuh Mughniyeh pada 12 Februari 2008 ketika ia meninggalkan satu restoran di ibu kota Suriah, Damaskus.

Ia tewas seketika akibat satu bom mobil yang diletakkan di ban serap di belakang sebuah mobil yang parkir yang meledak dalam jarak yang sangat dekat, kata surat kabar itu.

Bom, yang diproduksi oleh AS dan diuji di negara bagian North Carolina itu, dikendalikan dari jarak jauh oleh para agen Mossad di Tel Aviv yang sebelumnya sudah berkomunikasi dengan para agen CIA di lapangan, di Damaskus.

Mughniyeh, seorang komandan Hizbullah diduga menjadi otak dari penculikan para sandera di Lebanon Barat pada tahun 1980-an dan serangan bom tahun 1992 terhadap kedutaan besar Israel di Argentina yang menewaskan 29 orang.

Ia juga terlibat dalam serangan bom terhadap barak-barak marinir AS di bandara Beirut tahun 1983, dan pembajakan pesawat TWA dengan nomor penerbangan 847 tahun 1985, di mana seorang penyelam dari angkatan laut AS tewas. (kcm)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...